Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ahli Gizi: Serat Saat Puasa Nggak Melulu dari Suplemen, Bisa dari Makanan Sehari-hari

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 06:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ahli Gizi: Serat Saat Puasa Nggak Melulu dari Suplemen, Bisa dari Makanan Sehari-hari Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Suplemen vitamin.

JAKARTA – Kebutuhan serat harian selama puasa sebenarnya tetap sama seperti hari biasa, tapi cara memenuhinya yang perlu lebih diperhatikan.

Karena waktu makan lebih terbatas, asupan serat sering kali terabaikan—padahal justru penting untuk menjaga pencernaan tetap lancar dan mencegah rasa begah atau sembelit.

Serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, jadi cocok dikonsumsi saat sahur agar energi lebih stabil sepanjang hari.

Saat berbuka, serat juga berperan menyeimbangkan lonjakan gula darah setelah mengonsumsi makanan manis. Sumbernya pun mudah ditemukan, mulai dari sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, hingga biji-bijian.

Intinya, jangan cuma fokus pada menu yang mengenyangkan, tapi pastikan juga kebutuhan serat harian tetap terpenuhi agar puasa berjalan lebih nyaman dan tubuh tetap fit.

Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menyatakan kebutuhan serat harian selama puasa pada dasarnya dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari, selama pola makan tetap seimbang dan mencakup sumber nabati yang cukup.

“Jika pola makan bisa seimbang, sebenarnya kebutuhan serat bisa dipenuhi dari semua jenis sayur, semua jenis buah, protein nabati, serta makanan pokok yang kaya serat seperti umbi-umbian,” kata dosen di Universitas Faletehan Serang itu.

Ia mengatakan serat tidak hanya berasal dari sayur dan buah, tetapi juga dapat diperoleh dari protein nabati dan makanan pokok tertentu yang kaya akan serat.

Saat dihubungi ANTARA pada Rabu (18/2), ia juga menjelaskan sumber protein nabati seperti kacang-kacangan dan olahannya turut menyumbang asupan serat harian. Begitu juga bahan pangan pokok berbasis umbi yang mengandung serat lebih tinggi dibanding sebagian sumber karbohidrat olahan.

Menurut dia, kunci utama pemenuhan serat saat puasa terletak pada komposisi menu sahur dan berbuka yang tetap lengkap, tidak hanya didominasi karbohidrat sederhana dan lauk hewani.

Menu yang mengandung kombinasi sayur, buah, dan sumber protein nabati membantu menjaga fungsi pencernaan tetap stabil meski frekuensi makan berkurang selama puasa.

Meski begitu, konsultan gizi di Rumah Sakit (RS) Royal Progress Sunter itu menambahkan bahwa suplemen serat dapat dipertimbangkan pada kondisi tertentu, terutama jika sudah muncul keluhan gangguan pencernaan seperti sembelit.

“Dalam kondisi tertentu, misalnya sudah terjadi sembelit dan mengganggu pencernaan, suplementasi serat bisa membantu mengatasi keadaan tersebut,” ujarnya.

Namun, ia menekankan suplemen bukan pilihan utama jika kebutuhan serat masih dapat dipenuhi dari makanan utuh. Pengaturan menu yang beragam dan seimbang tetap menjadi cara utama untuk menjaga kecukupan serat harian selama puasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.