Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stafsus Kementerian Koperasi Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Tak Matikan Warung Kecil

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stafsus Kementerian Koperasi Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Tak Matikan Warung Kecil Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Staf Khusus Menkop Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Ambar Pertiwiningrum meninjau KDMP Pancuranmas, Secang, Magelang, Jateng, Selasa (17/2/2026).

MAGELANG – Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di desa-desa pelan-pelan jadi penggerak ekonomi lokal, karena bukan cuma soal simpan pinjam, tapi juga membuka akses usaha, memperkuat UMKM, dan menahan arus urbanisasi.

Meski tantangannya masih soal manajemen dan kapasitas SDM, KDMP memberi sinyal positif bahwa ekonomi desa bisa tumbuh dari bawah—asal dikelola serius, transparan, dan benar-benar berpihak pada warga.

Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Ambar Pertiwiningrum menyampaikan keberadaan koperasi desa merah putih (KDMP) tidak akan mematikan usaha kecil maupun warung tradisional di desa-desa.

Menurut dia, koperasi tersebut justru diarahkan untuk memperkuat permodalan dan mendorong pengembangan ekonomi produktif masyarakat desa.

"KDMP tidak akan mematikan usaha kecil, tidak akan mematikan warung-warung kecil. Bahkan warung kecil milik warga yang ber-KTP desa tersebut akan menjadi anggota koperasi," katanya seusai meninjau KDMP Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Selasa.

Menurut dia, pembentukan KDMP telah dikoordinasikan di tingkat pusat.

Dalam satuan tugas (satgas) yang dibentuk, pemerintah melibatkan sejumlah kementerian terkait, antara lain Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dan Kementerian Pertanian.

Ia menuturkan pelibatan lintas kementerian tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek, termasuk perizinan dan dukungan sektor pertanian serta tata ruang, berjalan sesuai ketentuan.

Ambar mengatakan warung kecil dan pelaku usaha mikro di desa justru akan menjadi bagian penting dalam pengembangan KDMP.

Dengan menjadi anggota koperasi, mereka dapat mengakses berbagai fasilitas, termasuk dukungan permodalan.

"Nanti, kalau warung-warung kecil membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, syaratnya cukup menjadi anggota koperasi. Di dalam koperasi itu ada unit simpan pinjam yang memang ditujukan untuk mengembangkan ekonomi produktif," katanya.

Ia menyampaikan unit simpan pinjam tersebut diharapkan menjadi instrumen pembiayaan yang mudah diakses masyarakat desa, sehingga pelaku usaha kecil tidak lagi kesulitan memperoleh tambahan modal untuk memperluas usaha.

"Dengan skema tersebut, KDMP diproyeksikan menjadi wadah penguatan ekonomi desa berbasis keanggotaan, bukan sebagai pesaing usaha kecil yang sudah ada. Pemerintah menekankan bahwa prinsip utama koperasi adalah gotong royong dan pemberdayaan anggota, termasuk warung-warung kecil di desa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.