Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kue Keranjang dan Silaturahmi Warnai Perayaan Imlek di Samarinda

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kue Keranjang dan Silaturahmi Warnai Perayaan Imlek di Samarinda Doc: Antara
Ket. Perayaan Imlek Samarinda dirayakan khusus oleh etnis Tionghoa setempat dengan beragam jajanan dan kudapan, salah satu yang wajib ada adalah kue keranjang.

Samarinda - Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun semata, tetapi menjadi momentum vital untuk mempererat ikatan kekeluargaan yang disimbolkan secara filosofis melalui sajian khas kue keranjang.

"Kudapan wajib saat Imlek adalah kue keranjang yang melambangkan kelekatan tali persaudaraan antar-anggota keluarga," ujar salah seorang warga keturunan Tionghoa asli Samarinda Fransisca Wijaya di Samarinda, Selasa (17/2).

Wanita 30 tahun yang lahir dan besar di Kota Tepian ini menjelaskan tekstur kue yang lengket menyerupai dodol dengan rasa manis tersebut memiliki makna mendalam agar hubungan keluarga senantiasa akur dan tidak terpisahkan.

Selain kue keranjang yang menjadi primadona, meja makan keluarga juga selalu dipenuhi dengan penganan khas lain seperti lapis legit, nastar, dan sajian teh China untuk menjamu tamu.

Bagi Fransisca, momen yang paling dirindukan dari perayaan ini adalah masakan ibunya yang hanya disajikan setahun sekali, sehingga menciptakan kenangan kuliner yang tak tergantikan.

Tradisi lain yang pantang dilewatkan adalah kewajiban mengenakan pakaian baru berwarna terang, khususnya merah, dan menghindari warna gelap sebagai simbol harapan akan masa depan yang cerah.

Prosesi silaturahim dilakukan dengan urutan yang sangat tertib, dimulai dari mengunjungi anggota keluarga tertua hingga yang paling muda, menyerupai tradisi Lebaran pada muslim.

Fransisca juga menyoroti pergeseran suasana di kelenteng saat ini yang terasa lebih sepi dibandingkan masa kecilnya dulu, dimana ritual pembakaran hio kini hanya diperbolehkan di area luar bangunan.

Sementara itu suasana khidmat juga terlihat di kelenteng tempat warga lansia bernama Sui Ye Cin (82) melangsungkan ritual ibadah tahunan.

"Tradisi minta doa di klenteng ini sudah saya lakukan sejak kecil untuk memohon berkah kepada Tuhan dan leluhur," kata Sui Ye Cin.

Sui Ye Cin percaya bahwa para Dewa yang bersemayam di kelenteng tersebut senantiasa memberikan perlindungan dan bantuan dalam setiap aspek kehidupan umatnya.

Kebahagiaan serupa juga terpancar dari wajah generasi muda, Jennifer (20), yang menjadikan Imlek sebagai waktu paling favorit sepanjang tahun.

"Kami biasa berkumpul kerabat yang lama tak bersua, terus makan-makan sama keluarga, bisa ketemu om-tante, sepupu, dan kakek-nenek, pokoknya seru," tutur Jennifer.

Ia tidak membatasi tamu hanya dari kalangan etnis Tionghoa, melainkan turut mengundang teman-teman dari berbagai latar belakang untuk berbagi cerita dan bersenang-senang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.