Putra Shah Terakhir Iran Desak AS Segera Bertindak
📅 Senin, 16 Feb 2026, 02:50 WIB | Oleh: Tim PenulisBanyak seruan protes menyerukan kembalinya monarki, dan Pahlavi, 65 tahun, mengatakan bahwa ia siap memimpin transisi demokrasi.
Ketika Iran memulai tindakan kerasnya, Trump awalnya mengatakan AS siap siaga untuk membantu para demonstran. Namun, belakangan ini ia lebih memfokuskan ancaman militernya pada program nuklir Teheran, yang diserang pasukan AS pada Juni lalu selama perang 12 hari yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Israel dan Iran.
Perwakilan Iran dan Amerika Serikat, yang tidak memiliki hubungan diplomatik sejak tak lama setelah revolusi 1979, mengadakan pembicaraan tentang program nuklir pekan lalu di Oman.
Pada Minggu, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Swiss mengatakan kepada AFP bahwa Oman akan menjadi tuan rumah pembicaraan di Jenewa pekan depan, tanpa memberikan detail lebih lanjut. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!