Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Canangkan Gerakan Bebas Sampah Plastik di Sekolah se-Jatim

📅 Senin, 16 Feb 2026, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Khofifah Canangkan Gerakan Bebas Sampah Plastik di Sekolah se-Jatim Doc: Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

SURBAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mencanangkan gerakan bebas sampah plastik di lingkungan sekolah se-Jatim sebagai langkah membangun kesadaran kolektif menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung terwujudnya Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

"Langkah ini bukan gerakan sederhana. Kami sangat yakin melalui langkah kecil ini akan membawa dampak besar bagi kelestarian bumi dan masa depan generasi mendatang," kata Khofifah dalam keterangan di Surabaya, Minggu (15/2).

Ia menjelaskan pencanangan tersebut menjadi tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia ASRI.

Pencanangan ditandai dengan pengangkatan tumbler secara bersama-sama oleh Khofifah dan para pemangku kepentingan sektor pendidikan sebagai simbol komitmen mengurangi sampah plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.

"Tumbler ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai serta menumbuhkan budaya hidup bersih dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan," ujarnya.

Menurut dia, pembagian tumbler kepada peserta dan pengunjung bukan sekadar simbolis, melainkan ajakan nyata untuk membiasakan penggunaan wadah minum guna ulang dalam aktivitas sehari-hari.

"Aksi pembagian tumbler kepada peserta dan pengunjung bukan sekadar simbolis, melainkan ajakan nyata untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari," katanya.

Khofifah menambahkan gerakan bebas sampah plastik juga diterapkan di lingkungan Pemprov Jatim sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.

"Memang sekolah harus menjadi pelopor pembentukan karakter generasi peduli lingkungan. Dari sekolah kita wujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik dan indah sebagai kontribusi nyata bagi Indonesia," ucapnya.

Ia berharap sektor pendidikan menjadi pelopor perubahan menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

"Semangat kebersihan tanpa plastik tidak hanya dimulai dari kebijakan, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.