Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pos Terpadu Karhutla di Kabupaten Parigi Moutong telah Selesai

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 15:39 WIB | Oleh:
Pos Terpadu Karhutla di Kabupaten Parigi Moutong telah Selesai Doc: ANTARA/Moh Ridwan
Ket. Satu unit kendaraan pemadam kebakaran memadamkan api di kebun kelapa milik warga di Desa Tovera, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (5/2).

Parigi, Sulteng -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan pos terpadu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Avolua dan sekitarnya di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah telah selesai karena eskalasi api sudah teratasi. 

"Kami berterima kasih pada para pihak yang terlibat dalam operasi penanggulangan karhutla. Kondisi ini bisa teratasi berkat kerja sama tim di lapangan," kata Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai di Parigi, Minggu. 

Ia menjelaskan meski operasional pos terpadu sudah selesai, namun status siaga darurat bencana masih tetap berlanjut hingga 28 Februari 2026, sebagai mana telah ditetapkan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat. 

Status siaga darurat bencana menyusul peringatan atau informasi yang dasarian II dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa Parigi Moutong masih di status waspada kekeringan meteorologis. 

Yang mana terjadi kondisi anomali iklim akibat curah hujan di bawah normal dalam kurun waktu panjang saat musim kemarau, maka potensi karhutla sangat tinggi. 

"Sekitar 10 hari petugas berjibaku memadamkan api. Kerja keras mereka di lapangan membuahkan hasil positif," ujarnya. 

BPBD juga mendesak camat dan kepala desa segera merampungkan pendataan lahan warga terdampak karhutla di Desa Toboli, Avolua, Uevolo dan Tovera. 

Data dirilis pemkab setempat, dampak karhutla di Parigi Moutong seluas 149,2 hektare, saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan di lapangan, karena potensi kebakaran masih cukup tinggi di picu kekurangan air.

Adapun pihak-pihak tergabung dalam posko terpadu penanggulangan karhutla sebanyak 334 orang, selain itu petugas juga di dukung 12 kendaraan operasional, tiga di antaranya mobil damkar dan sisanya mobil tanki suplai air selain itu kegiatan penanganan mendapat bantuan 70 unit tanki semprot untuk pemadaman api.

"Meski penanganan sudah selesai, pemantauan tetap dilakukan. Kami juga meminta masyarakat jangan melakukan pembakaran liar karena cuaca ekstrem dapat memicu eskalasi api lebih besar," tutur Rivai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.