Intelejen Eropa Sebut Russia Membunuh Tokoh Oposisi Alexei Navalny dengan Racun Katak Ekuador
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 07:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Hari ini, bersama jandanya, Inggris menyoroti rencana biadab Kremlin untuk membungkam suaranya.
“Russia memandang Navalny sebagai ancaman. Dengan menggunakan racun semacam ini, negara Rusia menunjukkan alat-alat keji yang dimilikinya dan ketakutan yang luar biasa terhadap oposisi politik.”
Inggris telah memimpin upaya untuk mengungkap apa yang dianggapnya sebagai penindasan keji Rusia terhadap lawan-lawan rezim menggunakan racun, termasuk upaya pembunuhan agen Inggris Sergei Skripal dengan novichok di jalanan Salisbury pada tahun 2018. Inggris juga memimpin klaim tentang seringnya penggunaan senjata kimia oleh pasukan Rusia di medan perang di Ukraina.
Dalam pernyataannya, Inggris mengatakan bahwa jelas Rusia tidak menghancurkan semua senjata kimianya seperti yang diklaim pada tahun 2017, dan bahwa Rusia belum melepaskan senjata biologisnya, sebagaimana diwajibkan berdasarkan konvensi senjata biologis dan racun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!