Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Terbuka Segera Hadir di Lampung, Sekolah Apalagi Ini

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 10:29 WIB | Oleh:
Sekolah Terbuka Segera Hadir di Lampung, Sekolah Apalagi Ini Doc: ist
Ket. aneka macem sekolah

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah sudah membuka berbagai sekolah seperti sekolah rakyat, kini ada lagi sekolah terbuka. Sekolah jenis apalagi ini? Pemerintah Provinsi Lampung segera membuka program SMA Terbuka sebagai solusi bagi ribuan anak putus sekolah, khususnya mereka yang telah melewati usia sekolah formal.

“Regulasinya terkait program ini sedang proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat baik peraturan gubernur (pergub) maupun juknisnya selesai, sehingga tidak terjadi kendala di lapangan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico di Bandarlampung, Jumat.

Ia menjelaskan SMA Terbuka merupakan program yang diperuntukkan anak-anak yang sudah lama tidak bersekolah, khususnya mereka yang berusia di atas 21 tahun.

"Program ini akan diprioritaskan di kabupaten/kota dengan angka anak tidak sekolah (ATS) tertinggi. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar enam hingga tujuh kabupaten/kota di Lampung dengan angka ATS yang cukup tinggi," kata dia.

Dia mengatakan SMA Terbuka akan berada di bawah sekolah induk dan ijazah yang diterbitkan pun berasal dari sekolah tersebut, sehingga memiliki legalitas yang sama dengan sekolah reguler.

"Terkait sistem pembelajaran SMA Terbuka bersifat adaptif dan fleksibel. Kegiatan belajar tidak harus dilakukan setiap hari dan dapat dilaksanakan secara luring (offline) maupun daring, tergantung kondisi siswa dan ketersediaan sarana," kata dia.

Bahkan, lanjut dia, tempat belajar pun tidak harus di gedung sekolah. Pembelajaran bisa dilakukan di rumah warga, balai desa, atau fasilitas lain yang disepakati bersama.

“Intinya menyesuaikan kondisi siswa. Bisa guru yang datang, bisa siswa yang datang. Kita fleksibel,” kata Thomas.

Menurutnya, salah satu target utama program ini meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung, khususnya pada indikator Harapan Lama Sekolah (HPL).

"Saat ini, rata-rata harapan lama sekolah di Lampung masih berada di kisaran kelas 2 SMP. Pemerintah menargetkan minimal rata-rata pendidikan masyarakat dapat mencapai jenjang SMA. Kalau anak-anak ini bisa kembali sekolah dan minimal lulus SMA, tentu akan berpengaruh terhadap IPM Lampung,” ujarnya.

Berdasarkan data, jumlah anak putus sekolah di Lampung dari jenjang SD hingga SMA diperkirakan 70 ribu orang.

"Sehingga pemerintah menargetkan penuntasan dilakukan secara kolektif dan bertahap, tidak hanya oleh provinsi melalui SMA Terbuka, tetapi juga oleh kabupaten/kota melalui pembukaan SD Terbuka maupun SMP Terbuka," kata dia.

Thomas menegaskan SMA Terbuka berbeda dengan program seperti SMA Siger Bandarlampung atau bantuan bagi siswa kurang mampu yang masih berada dalam usia sekolah.

“Program ini berbeda dengan SMA Siger Bandarlampung. Program Ini untuk mereka yang sudah bertahun-tahun tidak sekolah dan usianya di atas usia sekolah formal,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.