Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Cicil Bahas Rencana Kerja 2027

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 04:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Cicil Bahas Rencana Kerja 2027 Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin rapat penyusunan awal RKPD 2027 di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BOGOR - Meski masih cukup waktu, Pemkab Bogor mulai mencicil sedikit-sesikit untuk mulai. Mbahas rencana kerja untuk tahun depan.“Kami memulai tahapan awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD 2027 guna memastikan arah pembangunan lebih terukur, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tandas Bupati Bogor Rudy Susmanto yang dipantau Rabu.

Dia memimpin langsung rapat penyusunan awal RKPD 2027 yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Bogor.Rudy menegaskan penyusunan RKPD 2027 menjadi momentum strategis untuk memanfaatkan waktu pembangunan secara maksimal melalui perencanaan yang matang dan keputusan yang tepat sejak dini.

“Perencanaan tidak boleh ragu, pelaksanaan tidak boleh tertunda, dan hasilnya harus berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy. Diamenjelaskan, rapat tersebut merupakan bagian dari koordinasi awal sebelum masuk ke tahapan penyusunan RKPD 2027 secara menyeluruh. Langkah ini sekaligus memastikan arah kebijakan dan program prioritas lima tahunan sesuai dengan visi dan misi kepala daerah.

Selain itu, Pemkab Bogor juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan tahun 2025 sebagai dasar perbaikan dan penyempurnaan program di tahun berikutnya. “Kita evaluasi mana program yang perlu dilanjutkan, mana yang ditambahkan. Kemudian apa saja yang harus disempurnakan agar program ke depan lebih terarah,” katanya.

Rudy menegaskan arah pembangunan Kabupaten Bogor tetap difokuskan pada sektor prioritas yang meliputi infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, dengan output pembangunan yang jelas dan berkelanjutan.
Di sektor kesehatan, Pemkab Bogor menyiapkan pengembangan rumah sakit dengan spesialisasi tertentu. Cpntoh,RSUD Cibinong yang diarahkan menjadi rumah sakit khusus kanker serta RSUD Ciawi sebagai rumah sakit jantung.

Menurut Rudy, pembangunan daerah tidak boleh berjalan tanpa fokus dan arah yang jelas karena berpotensi menghasilkan program yang terlihat penting namun tidak optimal dalam manfaatnya. “Ke depan pembangunan harus terarah, berkelanjutan, dan sesuai skala prioritas yang disepakati bersama,” ujarnya.

Terkait waktu pembahasan RKPD yang dimulai sejak awal 2026, Rudy menyampaikan seluruh tahapan perencanaan telah berjalan mulai dari musyawarah perencanaan pembangunan tingkat desa hingga kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.