Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Razia Pajak Kendaraan Bermotor un tuk Mendongkrak PAD

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Razia Pajak Kendaraan Bermotor un tuk Mendongkrak PAD Doc: Antara

Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat menggencarkan razia pajak kendaraan bermotor sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Razia ini bertujuan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat," kata Kepala Bapenda Kota Palangka Raya Emi Abriyani di Palangka Raya, Rabu.

Kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Palangka Raya ini melibatkan tim gabungan dari Dirlantas Polda Kalimantan Tengah, Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah, UPT Samsat Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, serta PT Jasa Raharja.

Pada Selasa total kendaraan yang terjaring razia sebanyak 433 kendaraan  yang mana 42 kendaraan terbukti menunggak pembayaran pajak kendaraan bermotor. Terdiri dari 36 kendaraan roda dua dan enam roda empat. Jumlah perkiraan tagihan pajak kendaraan roda dua sebanyak Rp15,23 juta lebih dan kendaraan roda empat sebanyak Rp10,75 juta lebih.

Selanjutnya pada Rabu total kendaraan yang terjaring razia sebanyak 478 kendaraan  yang mana 56 kendaraan terbukti menunggak pembayaran pajak kendaraan bermotor. Terdiri dari 45 kendaraan roda dua dan 11 kendaraan roda empat. Jumlah perkiraan tagihan pajak kendaraan roda dua sebanyak Rp22,95 juta lebih dan kendaraan roda empat sebanyak Rp39,93 juta lebih.

Pelaksana Tugas (Plt)Kepala Bidang Penetapan, Keberatan, dan Pengawasan Bapenda Kota Palangka Raya, Masrini Wahyuningrum mengatakan bahwa realisasi PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor pada tahun 2025 telah mencapai target. Sementara pada tahun 2026, capaian sementara baru sekitar 8 persen dari target yang ditetapkan.

“Untuk target PAD seluruh objek pajak di Kota Palangka Raya pada 2026 ini sebesar Rp275 miliar,” katanya.

Dia menerangkan, pada razaia tersebut, petugas memfokuskan pemeriksaan pada kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta pajak kendaraan yang telah melewati masa jatuh tempo. Pengendara yang belum memenuhi kewajiban pajaknya diberikan edukasi sekaligus diarahkan untuk segera melakukan pembayaran.

Melalui kegiatan penertiban pajak kendaraan bermotor ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap optimalisasi PAD dapat terus meningkat seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Bangunan Sekolah Dasar di K...
Megapolitan
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Be...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.