Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Sementara Bersiap Rundingkan Koalisi

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Sementara Bersiap Rundingkan Koalisi Doc: AFP/ANTHONY WALLACE
Ket. PM sementara Thailand sekaligus pemimpin Partai Bhumjaithai, Anutin Charnvirakul (tengah depan) berbicara dalam konferensi pers di Bangkok pada Minggu (8/2) malam saat menunggu hasil hitung cepat pemilu.

BANGKOK – Perdana menteri sementara Thailand, Anutin Charnvirakul, pada Senin (9/2) bersiap untuk pembicaraan koalisi setelah Partai Bhumjaithai yang konservatif meraih kemenangan pemilu yang mengejutkan berkat gelombang nasionalisme.

Partai promiliter dan promonarki tersebut mencatatkan kinerja elektoral terbaiknya sepanjang sejarah dalam pemilu yang berlangsung setelah dua putaran bentrokan perbatasan mematikan dengan Kamboja tahun lalu.

Para pemilih tampaknya berpaling dari Partai Rakyat yang reformis, serta Pheu Thai, partai politik yang didirikan oleh mantan PM Thaksin Shinawatra yang kini mendekam di penjara.

Menurut hasil sementara dari komisi pemilihan, perolehan suara kedua partai tersebut anjlok dibandingkan dengan pemilu terakhir pada tahun 2023.

Meskipun meraih kemenangan telak, Partai Bhumjaithai diperkirakan masih akan gagal memperoleh mayoritas mutlak di majelis rendah, yang berarti Anutin perlu membuat kesepakatan koalisi dengan partai lain untuk memerintah.

Menurut hasil sementara yang dirilis oleh komisi pemilihan setelah 90 persen suara dihitung, Bhumjaithai diprediksi akan memenangkan hampir 200 kursi. Hal itu akan memberikannya porsi terbesar, tetapi kurang dari setengah dari total kursi di majelis rendah yang beranggotakan 500 orang.

Hasil sementara juga memperkirakan Partai Rakyat akan memenangkan sekitar 115 kursi, sedangkan Pheu Thai diperkirakan berada di urutan ketiga.

Pheu Thai dipandang sebagai mitra koalisi potensial bagi Anutin, karena mereka pernah bersekutu hingga Bhumjaithai menarik diri akibat skandal sengketa perbatasan Kamboja.

Dalam pemilu kali ini, Partai Pheu Thai mencatatkan hasil terburuknya sejak Thaksin mendirikan dinasti politiknya, setelah putrinya, Paetongtarn, digulingkan dari jabatan PM karena penanganannya terhadap sengketa perbatasan Kamboja.

Thaksin sendiri sedang menjalani hukuman penjara satu tahun karena kasus korupsi dalam jabatannya, tetapi banyak pengamat memperkirakan dia akan dibebaskan lebih cepat dari jadwal jika terjadi kesepakatan politik.

Sementara itu Anutin yang menjabat sejak September, pada Senin menolak berkomentar mengenai potensi pembicaraan koalisi ini.

"Semuanya masih dalam pertimbangan dan proses. Apapun hasilnya, saya harus membawa masalah ini ke rapat partai terlebih dahulu," kata Anutin kepada wartawan. "Masih ada prosedur yang harus diikuti," imbuh dia.

Dukung Reformasi

Anutin, pewaris dinasti bisnis konstruksi, juga perlu mengatasi pertumbuhan ekonomi yang lesu dan mengelola dampak dari jaringan penipuan siber bernilai miliaran dollar yang beroperasi dari wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Rona
Bernadya Rilis Album Kedua ...
Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.