Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenangan Besar PM Jepang Takaichi dalam Pemilu akan Mendorong Ketegangan dengan Tiongkok Berlanjut

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 10:57 WIB | Oleh:

Strategi keamanan

Takaichi, seorang penggemar mantan pemimpin Inggris Margaret Thatcher , telah mempercepat pengeluaran pertahanan untuk membawanya ke rekor 2 persen dari produk domestik bruto pada akhir Maret. Dia juga berjanji untuk melonggarkan pembatasan ekspor senjata dan mengizinkan Jepang untuk mengejar proyek peralatan pertahanan bersama dengan negara lain. 

Pemerintahannya berencana merumuskan strategi keamanan nasional baru, kemungkinan pada akhir tahun, yang akan semakin mempercepat pengeluaran militer.

Hal itu dapat meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi sekitar 3 persen dari PDB, kata seorang anggota parlemen LDP kepada Reuters menjelang pemilihan hari Minggu, yang berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas seputar langkah tersebut.

Potensi peningkatan tersebut akan terjadi setelah adanya tekanan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada sekutu Washington untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan.

Jepang mengambil pelajaran dari hampir empat tahun perang di Ukraina, membangun persediaan amunisi sambil merencanakan pembelian peralatan baru, termasuk drone, untuk mempersiapkan diri menghadapi konflik berkepanjangan melawan musuh yang lebih kuat.

"Negara-negara di seluruh dunia sedang mempersiapkan diri secara mendesak untuk bentuk-bentuk peperangan baru," kata Takaichi. "Tidak seorang pun akan membantu negara yang tidak memiliki tekad untuk membela diri."

Namun , menurut Jeffrey Hornung, seorang ahli kebijakan keamanan Jepang di RAND Corporation, skala ambisi keamanan Takaichi dapat dibatasi oleh pemotongan pajak dan langkah-langkah stimulus ekonomi yang akan membebani keuangan publik.

"Mungkin Anda akan melihat upaya untuk membelanjakan lebih banyak, tetapi karena rencananya untuk membelanjakan dana pada langkah-langkah perlindungan konsumen, mereka mungkin tidak akan memilih untuk mendorong lebih jauh," katanya.

Kemenangan telak ini juga dapat mewujudkan tujuan keamanan yang selama ini tabu, yaitu tujuan yang tidak akan membebani keuangan publik.

Dengan mayoritas lebih dari dua pertiga di majelis rendah, ia dapat mengajukan amandemen terhadap konstitusi pasifis Jepang untuk secara resmi mengakui Pasukan Bela Diri sebagai militer. Perubahan semacam itu masih memerlukan mayoritas dua pertiga di majelis tinggi - yang saat ini tidak ia kendalikan - dan persetujuan dalam referendum nasional.

Pada hari Senin, Takaichi mengatakan bahwa ia akan mendorong revisi pertama kalinya terhadap dokumen tersebut yang disusun oleh Amerika Serikat setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia Kedua.

"Ini bukan jaminan kemenangan," kata Hornung, "tetapi mungkin ini adalah peluang terbaik bagi seorang perdana menteri."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.