Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jasad Wisatawan Tenggelam di Pantai Sine Tulungagung Berhasil Dievakuasi

📅 Senin, 09 Feb 2026, 15:48 WIB | Oleh:
Jasad Wisatawan Tenggelam di Pantai Sine Tulungagung Berhasil Dievakuasi Doc: Istimewa
Ket. Kondisi cuaca dan gelombang laut relatif mendukung sehingga tim dapat memaksimalkan upaya pencarian, khususnya dengan menurunkan tim penyelam di sekitar titik korban dilaporkan hilang.

TULUNGAGUNG - Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi jasad seorang wisatawan yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Pantai Sine, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (9/2) pagi.

Dikutip dari Antara, Koordinator Pos SAR Basarnas Trenggalek Bayu Prasetyo mengatakan, korban bernama Muhamad Attaya Ulum (20), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, ditemukan terdampar di dekat batu karang sekitar 100 meter dari titik awal korban dilaporkan terseret ombak.

"Korban ditemukan sekitar pukul 05.45 WIB oleh Tim Potensi SAR saat melaksanakan patroli rutin di kawasan Pantai Sine sebelum pencarian hari ketiga dimulai," kata Bayu.

Ia menjelaskan, patroli pagi merupakan bagian dari prosedur standar sebelum Operasi SAR dilanjutkan.

Saat menyusuri garis pantai, petugas melihat sesosok tubuh tergeletak di dekat batu karang dan segera melakukan pengecekan untuk memastikan identitas temuan tersebut.

Setelah dipastikan identik dengan ciri-ciri korban yang dicari, Tim Potensi SAR langsung melaporkan temuan itu ke Pos SAR Basarnas Trenggalek.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi penemuan untuk melakukan proses evakuasi.

"Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dan selesai sekitar pukul 06.30 WIB," ujar Bayu.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk penanganan medis lebih lanjut serta proses administrasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Bayu menambahkan, selama proses pencarian, Basarnas mengerahkan sejumlah unsur SAR gabungan yang terbagi dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

Pencarian dilakukan melalui penyisiran darat, pemantauan permukaan laut, patroli perahu, serta penyelaman di sekitar muara Pantai Sine.

Menurut dia, pada hari kedua dan ketiga pencarian, kondisi cuaca dan gelombang laut relatif mendukung sehingga tim dapat memaksimalkan upaya pencarian, khususnya dengan menurunkan tim penyelam di sekitar titik korban dilaporkan hilang.

"Karena karakteristik muara dan arus di Pantai Sine cukup kuat, kami menduga korban tersangkut di sekitar batu karang atau dasar muara," kata Bayu.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Gabungan secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup setelah dilakukan apel dan evaluasi pada Senin pagi. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.