Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Memprakirakan Sebagian Besar Wilayah NTT Diguyur Hujan Lebat

📅 Senin, 09 Feb 2026, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Memprakirakan Sebagian Besar Wilayah NTT Diguyur Hujan Lebat Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Kondisi saat hujan di wilayah Kota Kupang, NTT.

KUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada 9–10 Februari 2026.

“Waspadai dampak hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di wilayah NTT pada 9–10 Februari 2026,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Liztya Aziza Kurnianingrum, di Kupang, Senin (09/2).

Ia menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi aktifnya gelombang Atmosfer Low yang memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT.

Adapun Bibit Siklon Tropis 98P telah berkembang menjadi Siklon Tropis Mitchell di wilayah selatan Indonesia dengan arah pergerakan ke arah barat menuju barat daya.

Selain itu, Ex-Siklon Tropis Pehna telah melemah intensitasnya menjadi kategori Tropical Depression (Low) di wilayah utara Indonesia. Kondisi ini turut mendukung terbentuknya deviasi dari pertumbuhan angin yang meningkatkan potensi hujan di NTT.

Liztya mengatakan pada Senin (09/2), wilayah yang berpotensi mengalami hujan berintensitas sedang hingga lebat meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Belu Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Pulau Sumba.

Sementara pada Selasa (10/2), potensi cuaca serupa diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Malaka, Belu, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Pulau Sumba.

BMKG menyebutkan wilayah Provinsi NTT saat ini telah memasuki puncak musim hujan, sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta bencana hidrometeorologi.

Lebih lanjut, Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui layanan 24 jam di nomor (0380) 8861613 dan WhatsApp 0811-3940-4264, atau mengunduh aplikasi INFO BMKG di Appstore dan Playstore.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.