Anggota DPR Muhammad Khozin Nilai Peran Pers Tak akan Tergantikan AI
📅 Senin, 09 Feb 2026, 11:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai bahwa peran pers tidak akan tergantikan oleh artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
“Kemajuan teknologi yang begitu masif seperti artificial intelligence tak lantas menggantikan eksistensi pers. Percakapan, perdebatan, dan dialektika yang kredibel itu muncul dari institusi pers,” ujar dia menanggapi peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Jakarta, Senin (9/2).
Khozin yang merupakan mantan jurnalis itu menegaskan bahwa pers menjadi ruang yang kondusif untuk mendebatkan persoalan, mencari titik temu, dan menjadi tempat ragam pikiran yang didasari pada dialog dua arah.
“Media massa menjadi ruang dialog dua arah, bukan tempat monolog. Ini peran ideal yang senantiasa dilakukan oleh pers,” ucapnya.
Dirinya meyakini bahwa pers menjadi kanal ideal untuk mengawal proses demokratisasi dalam mengawal setiap kebijakan publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momen HPN 2026 pun semakin mengukuhkan institusi pers sebagai pilar penting dalam proses demokratisasi di Indonesia.
“Pers menjadi penghubung antara publik dan pembentuk kebijakan publik. Pers menjadi titik kumpul ragam pikiran untuk melahirkan kebijakan yang ideal untuk semua,” ujarnya.
Ia pun mendorong kebebasan pers yang menjadi bagian dari pemerintahan yang demokratis, untuk senantiasa dirawat dan ditingkatkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kebebasan pers mutlak harus dijaga dan ditingkatkan sembari senantiasa meningkatkan kualitas produk jurnalistik yang kompatibel dengan keberadaan digital,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!