“Picu Ketagihan”, Uni Eropa Desak TikTok Ubah Desain
📅 Minggu, 08 Feb 2026, 20:53 WIB | Oleh: Opik“Ini tampaknya pertama kalinya regulator besar mengatakan bahwa masalahnya ada pada desain, bukan lagi hanya soal konten beracun, tetapi desain yang beracun.” imbuhnya.
Ini bukan pertama kalinya UE menyelidiki perusahaan teknologi besar atau mengancam mereka dengan denda.
Pada Desember 2024, UE memulai penyelidikan terpisah terhadap TikTok terkait dugaan campur tangan asing dalam pemilihan presiden Rumania.
Pada Januari, UE juga meluncurkan penyelidikan terhadap platform X milik Elon Musk, karena kekhawatiran bahwa alat AI-nya, Grok, digunakan untuk membuat gambar seksual dari orang nyata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pada Desember 2025, UE mendenda X sebesar 120 juta Euro (sekitar 2,39 triliun rupiah) terkait lencana centang biru, yang dinilai “menyesatkan pengguna” karena perusahaan tidak benar-benar memverifikasi identitas pemilik akun.
Analis media sosial Paolo Pescatore mengatakan pengumuman terbaru ini menjadi “peringatan keras” bagi TikTok, sekaligus “tembakan peringatan” bagi semua platform media sosial.
“Pasar sedang bergeser dari ‘memaksimalkan keterlibatan pengguna’ ke ‘membangun tanggung jawab’, dan regulator kini memiliki alat untuk menegakkannya,” ujarnya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!