Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Sinkhole di Sumbar, Badan Geologi Temukan Sejumlah Fakta Unik

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fenomena Sinkhole di Sumbar, Badan Geologi Temukan Sejumlah Fakta Unik Doc: Antara
Ket. Foto udara fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

PADANG - Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan sejumlah keunikan terkait fenomena sinkhole atau tanah yang tiba-tiba ambles dan membentuk lubang atau cekungan di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

"Dari hasil kaji cepat yang kita lakukan, sebenarnya sinkhole di Situjuah ini termasuk kategori yang unik," kata ahli geologi teknik Badan Geologi Kementerian ESDM Taufiq Wira Buana saat dihubungi di Kota Padang, Minggu (8/2).

Fenomena sinkhole di Nagari Situjuah Batua merupakan pseudokarst atau kars semu. Dalam kaji cepat yang dilakukan pada 9 hingga 11 Januari 2026, Badan Geologi juga menemukan keunikan lainnya yaitu sinkhole terjadi di material vulkanik (endapan gunung api) dan bukan di batu gamping (kars).

"Biasanya sinkhole ini terjadi di batu gamping, tapi sinkhole Situjuah terjadi di batuan kapur," ujar dia.

Terdapat sungai bawah tanah yang membentuk rongga di material vulkanik (tuflapili), mekanisme utamanya karena erosi buluh yaitu erosi internal yang mengikis partikel tanah dan membentuk saluran-saluran atau "pipa" alami.

Selanjutnya, peneliti juga menemukan lubang sinkhole terisi air dan terlihat kesan berwarna biru pada air. Fenomena ini pada bentang alam kars disebut dengan cenote. Temuan terakhir ialah derajat keasaman air (pH) termasuk kategori agak asam hingga netral.

"Karena keunikan ini Badan Geologi menamainya dengan Sinkhole Situjuah," kata Taufiq.

Secara umum, terdapat dua faktor yang menyebabkan munculnya fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota yakni faktor air dan stabilitas tanah. Untuk faktor air dipengaruhi oleh suplai air yang melimpah (hujan dan air tanah) yang terus-menerus menggali, serta kekuatan air tanah yang mengikis tanah dari dalam secara perlahan.

Sementara, untuk faktor stabilitas tanah berkaitan dengan jenis tanah di daerah tersebut (tuf/abu vulkanik) yang mudah terkikis oleh air. Kemudian adanya jalur retakan-retakan di dalam tanah yang mempermudah proses erosi buluh, serta perubahan tekanan rongga di bawah ambang batas toleransi sehingga tidak kuat menahan beban di atasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.