Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Terancam Gagal Jadi Kota Global? Bappenas Beri Peringatan ke Pemprov DKI

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 03:00 WIB | Oleh:
Jakarta Terancam Gagal Jadi Kota Global? Bappenas Beri Peringatan ke Pemprov DKI Doc: TARA/Sigid Kurniawan
Ket. Ilustrasi - Alat berat difungsikan untuk pembangunan gedung bertingkat di Jakarta Pusat. AN

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu memperkuat keterpaduan lintas sektor dan lintas wilayah guna mendukung tercapainya pembangunan.

"Beberapa catatan penting menurut kami yang perlu terus diperkuat adalah keterpaduan lintas sektor dan lintas wilayah agar capaian pembangunan benar-benar berbasis outcome atau hasil, bukan hanya sekedar output secara fisik," kata Deputi Direktur Pembangunan Indonesia Barat, Kedeputian Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Jayadi.

Dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi DKI Jakarta 2027 di Jakarta, Kamis, Jayadi mengatakan keberhasilan pembangunan DKI Jakarta pada tahun 2027 mendatang tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran semata, melainkan juga cara berpikir, tata kelola, hingga kualitas kolaborasi lintas wilayah.

"Terutama guna mendukung masa depan Jakarta sebagai kota global," imbuhnya.

Jayadi menjelaskan, kawasan Jabodetabek merupakan metropolitan terbesar kedua di dunia setelah Tokyo dengan estimasi penduduk mencapai lebih dari 35 juta jiwa sekaligus menjadikannya metropolitan terbesar di Asia Tenggara.

Kontribusi kawasan Jabodetabek terhadap perekonomian nasional mencapai lebih dari 23 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, di mana struktur ekonomi Jakarta sendiri telah bertransformasi menuju sektor layanan berbasis teknologi teknologi informasi.

Kendati demikian, Jakarta masih menghadapi tantangan besar pada 2027, tepat saat usianya tepat 500 tahun, terutama terkait masalah kepadatan penduduk, kualitas udara, keterbatasan lahan, mobilitas, banjir, rob, hingga penurunan muka air tanah.

"Semua tantangan ini harus ditangani secara lebih komprehensif melalui berbagai pendekatan yang lintas sektor dan lintas wilayah dalam kerangka kawasan aglomerasi Jakarta," jelasnya.

Lebih lanjut, Jayadi mengatakan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DKI Jakarta tahun 2027 yang telah disusun cukup relevan dengan tantangan Jakarta sebagai kota global dan metropolitan.

"Selain itu, fokus prioritas pembangunan juga sudah cukup mendukung peningkatan daya saing kota serta kualitas hidup masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan tujuh prioritas pembangunan pada tahun 2027 untuk menjawab tujuh isu strategis yang merupakan sintesa terhadap tantangan pada lingkup global, nasional maupun regional tahun 2025-2029.

Ketujuh isu strategis masuk ke dalam rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Pemprov DKI tahun 2027 antara lain kualitas modal manusia, perekonomian produktif dan kompetitif, kelayakan penghidupan masyarakat, hingga konektivitas kawasan dalam mendukung aktivitas masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Daerah
CFD Jadi Mesin Penggerak Ek...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...

Kapal Pesiar Swasta Dipakai Kemhan Gratis, Begini Faktanya

37 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...
Daerah
Korban Gempa M7,7 NTT Capai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

38 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
Myanmar akan Pulangkan 300.000 Pengungsi Rohingya ke Rakhine Setelah Kondisi Keamanan Membaik

Myanmar akan Pulangkan 300.000 Pengungsi Rohingya ke Rakhine Setelah Kondisi Keamanan Membaik

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.