Skandal Epstein Mengguncang Politik Inggris, PM Starmer Tuding Eks Dubes Mandelson Berbohong
📅 Kamis, 05 Feb 2026, 11:05 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Guardian
LONDON - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada hari Rabu (4/2) mengatakan ia menyesal menunjuk Peter Mandelson sebagai duta besar untuk AS, menyusul tuduhan baru tentang hubungan dekat dubes itu dengan pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Starmer akan merilis dokumen yang terkait dengan penunjukan mantan bangsawan Mandelson (72), salah satu dari banyak tokoh terkemuka yang dipermalukan oleh terungkapnya hubungan mereka dengan mendiang pengusaha AS tersebut.
"Dia telah mengkhianati negara kita, dia telah berbohong berulang kali, dia bertanggung jawab atas serangkaian penipuan, tetapi momen ini menuntut bukan hanya kemarahan, tetapi juga tindakan," kata Starmer kepada parlemen.
Starmer menuduh mantan menteri dan komisioner perdagangan Uni Eropa itu gagal "berulang kali" mengungkapkan sepenuhnya hubungannya dengan Epstein selama proses seleksi untuk peran di Washington tahun lalu.
Pemerintahan Starmer setuju untuk menyerahkan kepada Komite Intelijen dan Keamanan parlemen semua dokumen yang terkait dengan penunjukan tersebut, menyusul meningkatnya kemarahan dari pihak oposisi dan beberapa anggota partai Buruh Starmer sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keputusan perdana menteri sedang diteliti menyusul tuduhan baru bahwa Mandelson telah memberikan informasi rahasia dan berpotensi sensitif pasar kepada Epstein hampir dua dekade lalu.
"Dia berulang kali berbohong kepada tim saya ketika ditanya tentang hubungannya dengan Epstein sebelum dan selama masa jabatannya sebagai duta besar," kata Starmer kepada anggota parlemen selama pemeriksaan parlemen.
"Saya menyesal telah menunjuknya. Jika saya tahu saat itu apa yang saya ketahui sekarang, dia tidak akan pernah berada di dekat pemerintahan."
Sebaiknya Anda baca juga:
Polisi Inggris mengumumkan sedang menyelidiki klaim tersebut, yang muncul dari pertukaran email antara Mandelson dan Epstein yang mengungkapkan hubungan hangat dan transaksi keuangan mereka, serta foto-foto pribadi.
Sekitar waktu itu, Epstein menjalani hukuman penjara 18 bulan pada tahun 2008-2009 karena melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Florida, sementara Mandelson menjadi menteri pemerintah Inggris.
Email tersebut merupakan bagian dari sejumlah besar berkas tentang Epstein yang diterbitkan oleh Departemen Kehakiman AS.
'Hari Pembebasan'
Epstein menghadapi tuduhan perdagangan seks ketika ia bunuh diri di penjara pada tahun 2019.
Mandelson, selama beberapa dekade menjadi tokoh penting dan kontroversial dalam politik Inggris, memiliki karier yang penuh lika-liku dan telah dua kali mengundurkan diri dari pemerintahan karena dugaan pelanggaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!