Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono Sebut Ramainya Penumpang Bikin Lama Waktu Tunggu Transjakarta

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Sebut Ramainya Penumpang Bikin Lama Waktu Tunggu Transjakarta Doc: ANTARA
Ket. Penumpang menaiki bus Transjakarta pada hari pertama pengurangan layanan di Halte Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai semakin banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan transportasi umum membuat waktu tunggu Transjakarta cukup lama.

Selain itu, dia juga menyebutkan lamanya waktu tunggu Transjakarta itu disebabkan cuaca hujan yang mengakibatkan kondisi jalan semakin padat.

“Kenapa kemudian sekarang ini banyak keluhan mengenai nunggunya lama? Yang pertama, harus diakui karena musim hujan, sering kali menunggu cukup lama. Yang kedua, orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Utara, Kamis (5/2).

Menurut dia, kenaikan jumlah penumpang tersebut berkat kebijakan 15 golongan yang digratiskan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta naik atau meningkat secara tahunan, yakni masing-masing sebesar 13,04 persen, 13,00 persen dan 17,89 persen pada Januari 2026.

Sedangkan secara bulanan, jumlah penumpang Transjakarta turun sekitar 0,81 persen dibandingkan November 2025. Begitu juga dengan jumlah penumpang MRT Jakarta yang turun 0,10 persen.

Dari ketiga moda transportasi umum tersebut, jumlah penumpang terbanyak pada Desember 2025, yakni Transjakarta sebanyak 37,46 juta orang, diikuti MRT Jakarta sekitar 4,06 juta orang dan LRT Jakarta 119.320 orang.

Sepanjang 2025, Transjakarta sudah mengangkut hingga 414,35 juta penumpang, diikuti MRT Jakarta 45,48 juta penumpang dan LRT Jakarta 1,28 juta penumpang.

Terkait jumlah bus yang beroperasi, khusus Transjakarta, tercatat sebanyak 4.869 unit. Sejalan dengan jumlah penumpang, jumlah bus yang beroperasi juga mengalami penurunan secara bulanan 4,02 persen, namun meningkat secara tahunan hingga mencapai 8,66 persen.

Sementara untuk jumlah perjalanan MRT Jakarta pada Desember 2025, sebanyak 8.215 perjalanan atau naik 4,2 persen dibandingkan November 2025, dan naik sebesar 0,81 persen dibandingkan Desember 2024.

Kemudian untuk LRT Jakarta, jumlah perjalanan pada Desember 2025 mencapai 6.362 perjalanan atau meningkat sebesar 3,95 persen dibandingkan November 2025, dan meningkat 0,03 persen dibandingkan Desember 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.