Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Bentuk Blok Dagang Mineral Kritis, Dorong Aliansi Global untuk Lepaskan Ketergantungan dari Dominasi China

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 04:00 WIB | Oleh:

Ketergantungan tersebut membuat Washington dan mitranya gelisah, karena selama bertahun-tahun kesulitan membangun alternatif domestik yang berkelanjutan untuk pertambangan dan pemrosesan litium, nikel, tanah jarang, dan mineral kritis lainnya.

Presiden Trump, yang dijadwalkan mengunjungi China pada April mendatang, menulis di Truth Social bahwa ia melakukan panggilan telepon yang “sangat baik” dengan Presiden China Xi Jinping pada Rabu pagi untuk membahas berbagai isu perdagangan dan keamanan, mulai dari kedelai hingga Iran, namun tidak menyinggung soal mineral.

Pengaruh China atas mineral kritis terlihat jelas pada Oktober lalu ketika Trump menyetujui pemangkasan tarif atas barang-barang China sebagai imbalan atas janji Beijing untuk menunda penerapan pembatasan yang lebih ketat terhadap ekspor tanah jarang.

Pertemuan Rabu tersebut menegaskan dorongan lebih luas dari Amerika Serikat untuk bekerja sama dengan para mitra dalam menandingi dominasi China di sektor ini melalui koordinasi instrumen kebijakan, di tengah ketegangan dengan sekutu akibat kebijakan tarif “America First” Trump.

“Saya pikir ini merupakan pengakuan Amerika Serikat bahwa mereka harus bertindak bersama negara lain untuk mengurangi kerentanan di sektor-sektor di mana China memiliki dominasi pasokan,” kata Scott Kennedy, pimpinan program bisnis dan ekonomi China di Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Washington.

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dijadwalkan memaparkan rincian kebijakan batas harga tersebut kepada para peserta pertemuan pada Rabu.

Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum pada Selasa mengatakan bahwa 11 negara tambahan akan diumumkan pekan ini sebagai anggota klub perdagangan mineral kritis, bergabung dengan Amerika Serikat, Australia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Thailand. Ia menambahkan sekitar 20 negara lainnya menunjukkan “minat kuat” untuk bergabung dalam koalisi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.