Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sistem Polder Perkuat Penanganan Banjir Daan Mogot

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 04:10 WIB | Oleh:
Sistem Polder Perkuat Penanganan Banjir Daan Mogot Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot di Jakarta Barat, Selasa (3/2).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jakarta memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan Jakarta Barat melalui pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot yang memiliki total kapasitas 11,5 meter kubik per detik. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi penyangga utama kawasan rawan genangan di sepanjang koridor Jalan Daan Mogot.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan, pembangunan tersebut dirancang agar mampu bekerja optimal saat hujan dengan intensitas tinggi. Fokus utama pemerintah adalah memastikan sistem pompa dapat mempercepat surutnya genangan dan menekan risiko banjir berulang.

“Pembangunan sistem polder dan rumah pompa di Daan Mogot merupakan langkah konkret kami dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini terjadi. Kami ingin memastikan sistem yang dibangun benar-benar berfungsi optimal dan berdampak langsung pada pengurangan genangan,” ujar Pramono.

Pembangunan sistem polder dan rumah pompa ini dilakukan di empat titik strategis di sepanjang Jalan Daan Mogot, tepatnya di wilayah Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng. Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai titik rawan genangan, khususnya di sisi utara jalan.

“Wilayah di sepanjang Jalan Daan Mogot, khususnya sisi utara jalan, menjadi prioritas karena sering mengalami genangan. Oleh karena itu, pembangunan rumah pompa dan saluran pendukung difokuskan untuk melindungi permukiman warga serta infrastruktur di kawasan ini,” jelasnya.

Kapasitas total 11,5 meter kubik per detik diperoleh dari operasional sejumlah rumah pompa, yakni Pompa Depag, Pompa Daan Mogot KM 13, Pompa Daan Mogot KM 13A, serta Pompa Daan Mogot KM 13B. Kombinasi tersebut dirancang untuk bekerja secara terpadu dalam mengalirkan air keluar dari kawasan genangan.

“Dengan kapasitas total 11,5 meter kubik per detik, kami berharap air dapat segera dipompa keluar saat terjadi hujan lebat. Kapasitas ini dirancang untuk mempercepat surutnya genangan dan mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya,” tambah Pramono.

Selain penguatan pompa, Pemprov juga membangun saluran pendukung untuk memastikan sistem polder berjalan maksimal. Infrastruktur tersebut meliputi Saluran Gendong sisi utara dan selatan masing-masing sepanjang kurang lebih dua kilometer, serta pembangunan saluran penyeberangan atau crossing di Jalan Raya Daan Mogot.

“Saluran pendukung ini berperan penting dalam mengarahkan aliran air menuju rumah pompa. Dengan sistem aliran yang saling terhubung dan terintegrasi, air dari titik-titik genangan dapat ditangani secara lebih cepat dan efisien,” ungkapnya.

Keberadaan sistem polder Daan Mogot diharapkan dapat mengurangi beban debit air yang selama ini ditanggung Sistem Polder Cengkareng dan Polder Kapuk Poglar. Dengan distribusi aliran yang lebih merata, kapasitas tampungan di wilayah Jakarta Barat dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami berharap, melalui penanganan ini, persoalan banjir di kawasan Daan Mogot KM 13 dapat teratasi. Selain itu, pembangunan yang belum terselesaikan sejak 2022 akan segera kami tuntaskan, termasuk penataan kawasan KM 13. Kehadiran Pompa Daan Mogot diharapkan mampu mengurangi tekanan pada polder lain sehingga penanganan banjir di Jakarta Barat menjadi lebih efektif,” pungkas Pramono.

Bangun Flyover

Selain itu, Pramono juga berencana membangun jalan layang atau flyover di wilayah Daan Mogot. Tapi ini solusi jangka menengah-panjang untuk mengatasi banjir dan macet. “Untuk jangka menengah, saya sedang memikirkan apakah memang diperlukan untuk membuat flyover di Daan Mogot, panjangnya mungkin lebih dari 2 kilo,” katanya.

Untuk itu, dia akan minta kepada Dinas Bina Marga Jakarta menghitung kembali rencana pembangunan flyover di lokasi tersebut. Dia menilai persoalan banjir dan macet di kawasan Daan Mogot tidak cukup hanya dengan penyelesaian jangka pendek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.