Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serap 3 Ribu Pekerja, Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang Ditargetkan Mulai Beroperasi pada Kuartal Ketiga 2026

📅 Senin, 02 Feb 2026, 17:15 WIB | Oleh:
Serap 3 Ribu Pekerja, Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang Ditargetkan Mulai Beroperasi pada Kuartal Ketiga 2026 Doc: antara foto
Ket. Director of Corporate Public Affair PT CATIB Bayu Hermawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (2/2).

JAKARTA - Director of Corporate Public Affair PT CATIB Bayu Hermawan mengatakan pabrik baterai mobil listrik (EV) di Karawang, Jawa Barat (Jabar), ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III 2026.

“Insyaallah, kami targetkan untuk dapat beroperasi di kuartal III 2026,” ujar Bayu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (2/2).

Ia mengatakan pabrik tersebut sesungguhnya ditargetkan untuk mulai beroperasi pada September 2026. Akan tetapi, pihak pengembang berupaya untuk mempercepat pengoperasian pabrik tersebut pada Juli 2026.

Bayu menyampaikan pengembangan pabrik baterai EV itu berkapasitas 6,9 GWh dengan nilai investasi kurang lebih 7 triliun rupiah.

“Produk yang nanti dihasilkan adalah baterai untuk kendaraan listrik dan baterai untuk energy storage system, yang tentunya mendukung ekosistem hijau, mendukung transportasi hijau di Indonesia maupun di pasar dunia,” ucapnya.

Komitmen untuk menjadi perusahaan yang ramah lingkungan juga diutarakan oleh Bayu melalui penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 18 MWh dalam kegiatan operasionalnya.

Adapun estimasi jumlah tenaga kerja yang akan diserap saat pabrik tersebut mulai beroperasi mencapai kurang lebih 3 ribu pekerja.

Perusahaan, lanjut dia, juga melaksanakan transfer pengetahuan dengan mengirim pekerja ke China.

“PT CATIB turut mendorong ekonomi daerah melalui kerja sama dengan UMKM,” ucap Bayu.

Presiden Prabowo Subianto meletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).

Per Januari 2026, lanjut Bayu, pembangunan infrastruktur dasar sudah tuntas dan saat ini sedang di dalam tahap pemasangan alat dan penyelesaian fasilitas penunjang.

“Kami berharap ada dukungan-dukungan tambahan ke depannya, sehingga Indonesia bisa menjadi pusat gravitasi industri baterai,” kata Bayu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.