Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jejak Pandemi Pes Tertua dari Kuburan di Kota Kuno Yordania

📅 Senin, 02 Feb 2026, 06:16 WIB | Oleh:

Menurut penulis utama studi, Rays Jiang, kuburan massal ini bukan hanya bukti penyakit, tetapi juga potret kehidupan manusia saat krisis. “Ini adalah kisah tentang kota yang hidup, lalu mendadak lumpuh,” ujarnya.

Mobilitas tinggi, kepadatan penduduk, dan aktivitas perdagangan yang intens justru menjadi faktor yang mempercepat penyebaran penyakit di kota seperti Jerash.

Pandemi Pertama Dunia

Plague of Justinian berlangsung dalam beberapa gelombang antara tahun 541 hingga sekitar 750 Masehi. Sejumlah sejarawan memperkirakan wabah ini menewaskan puluhan juta orang dan berkontribusi melemahnya Kekaisaran Bizantium.

Meski dampaknya digambarkan secara dramatis dalam sumber-sumber kuno, bukti fisik wabah ini lama sulit ditemukan. Itulah sebabnya temuan di Jerash dianggap sebagai salah satu bukti paling kuat tentang skala dan realitas pandemi pertama dalam sejarah manusia.

Para ilmuwan menilai penelitian ini relevan dengan dunia modern. Pandemi bukan fenomena baru—manusia telah menghadapinya selama ribuan tahun. Studi tentang wabah kuno membantu memahami bagaimana penyakit menyebar melalui mobilitas manusia, perdagangan, dan kehidupan perkotaan.

Kuburan massal di Jerash kini menjadi saksi bisu bahwa bahkan kota paling makmur pun dapat runtuh oleh wabah. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.