Budaya 'Nebeng Haji', Apaan Sih? Fenomena Petugas 'Hilang' saat di Makkah Atau Madinah
📅 Senin, 02 Feb 2026, 19:20 WIB | Oleh: OpikTugas mereka bukan sekadar meliput, tetapi memastikan transparansi, memberikan edukasi kepada publik di Tanah Air, serta menjadi mata dan telinga negara dalam mengawasi jalannya pelayanan.
Keberadaan mereka memastikan bahwa setiap dinamika haji terekam dan tersampaikan dengan akurat, menepis kabar bohong atau hoaks yang seringkali meresahkan keluarga jamaah di Indonesia.
Setelah pengukuhan, tugas belum selesai. Para petugas masih harus menjalani 10 hari pelatihan daring yang akan fokus pada pendalaman bahasa Arab dan fiqih haji dasar. Ini adalah fase intelektual setelah fase fisik dan mental di asrama.
Pemerintah berharap, sekembalinya dari diklat, para petugas membawa pulang "habitus baru". Kebiasaan bangun jam 4 pagi, berolahraga lari atau jalan kaki, serta disiplin waktu diharapkan terus terbawa hingga hari keberangkatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebugaran fisik adalah harga mati, mengingat nantinya sebelum terbang ke Arab Saudi, akan ada pemeriksaan kesehatan (MCU) terakhir yang menjadi penentu final. Selain tentunya restu keluarga sebagai sumber kekuatan batin yang tak boleh diabaikan.
Saat Menhaj menutup pidatonya dengan kalimat pengukuhan, "Dengan ini saya kukuhkan saudara-saudara menjadi petugas Haji Indonesia 1447 Hijriah 2026 Masehi," suasana haru bercampur bangga menyelimuti lapangan.
Meskipun seragam mereka kotor oleh lumpur, jiwa mereka telah bersih dari niat-niat melenceng. Mereka bukan lagi sekumpulan individu yang mencari kesempatan berwisata religi, melainkan satu tubuh pasukan pelayan tamu Allah yang siap melayani. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!