Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bandung Kembangkan Gig Economy dengan Gen Z Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Baru

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Kembangkan Gig Economy dengan Gen Z Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Baru Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung pengembangan Gig Economy sebagai salah satu motor kebangkitan ekonomi baru, khususnya bagi generasi muda.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan, Gig Economy menjadi jawaban atas perubahan besar dunia kerja yang semakin berbasis proyek, teknologi, dan fleksibilitas. Menurut dia, Kota Bandung memiliki modal kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

“Bandung punya ekosistem yang sangat lengkap. Ada ITB di jantung kota, ada ratusan profesor dan kampus-kampus unggulan lain. Tinggal bagaimana kita menyambungkan talenta, riset, dan industri agar lahir pusat-pusat ekonomi baru,” ujar Farhan saat menghadiri launching Pelatihan Gig Economy bagi Gen Z dan Soft Launching AI Open Innovation Challenge di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat (30/1).

Wali Kota Farhan menyebut, Pemkot Bandung siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat, perguruan tinggi, dan sektor industri untuk memastikan transformasi ekonomi berbasis sains dan teknologi berjalan cepat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan pemerintah pusat mendorong lahirnya industri-industri baru berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai respons terhadap fenomena deindustrialisasi yang terjadi selama ini.

Ia mendorong kolaborasi erat antara universitas, pemerintah, dan industri agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga produsen inovasi bernilai tambah tinggi.

“Kebangkitan ekonomi nasional harus ditopang industri berbasis sains dan teknologi. Universitas menjadi kunci, riset harus didukung dan dilanjutkan oleh industri agar dampaknya nyata,” ujar Brian.

Di tempat yang sama, Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menyebut Gig Economy bukan sekadar fenomena ekonomi baru, melainkan pergeseran mendasar dalam dunia kerja yang menuntut fleksibilitas, kreativitas, dan kemampuan adaptasi tinggi.

Ia menuturkan, perguruan tinggi memiliki tiga peran utama dalam ekosistem ini, yakni mencetak talenta unggul yang siap menciptakan lapangan kerja, menjadi pusat inovasi dan riset, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan industri dalam merumuskan kebijakan ekonomi digital yang berkelanjutan.

“Mahasiswa dan alumni adalah penggerak utama ekosistem ini. Mereka paling adaptif terhadap teknologi, berani bereksperimen, dan siap membangun model kerja baru melalui Gig Economy,” ujar dia.

Sebagai informasi, program Gig Economy dirancang Kemenko Perekonomian Republik Indonesia untuk memperkuat ekosistem digital dari hulu ke hilir, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga pengembangan industri semikonduktor.

Pemerintah menargetkan implementasi program ini di 15 kota di Indonesia, dengan Jakarta sebagai prototipe awal.

Pelatihan Gig Economy ini dirancang selama dua hari. Pada hari pertama, peserta dibekali materi kecerdasan buatan, mulai dari pembuatan chatbot hingga pemanfaatan AI untuk menghasilkan konten video. Hari kedua difokuskan pada penguatan aspek bisnis dan pengembangan model usaha berbasis proyek digital.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, serta Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomia,n Ali Murtopo Simbolon, turut hadir dan menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem Gig Economy. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.