Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partai Pro-militer Myanmar Menang Besar dalam Pemilu Legislatif

📅 Sabtu, 31 Jan 2026, 08:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Partai Pro-militer Myanmar Menang Besar dalam Pemilu Legislatif Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Petugas Komisi Pemilihan Umum Persatuan (UEC) bersiap untuk mencetak catatan suara selama fase ketiga pemilihan umum di sebuah tempat pemungutan suara di Yangon, Myanmar, Minggu (25/1/2026).

TOKYO - Faksi pro-militer Myanmar menang besar dalam pemilihan umum yang berlangsung dalam tiga tahap sejak Desember hingga Januari, sehingga menguatkan kekuasaan junta militer lima tahun setelah kudeta terhadap pemerintahan sipil pada 2021.

Menurut hasil resmi pemilu pada Kamis malam, Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang dibekingi junta Myanmar, mencatatkan persentase kemenangan 58 persen, sehingga menguasai 339 kursi dari 420 kursi parlemen yang dipertandingkan.

Dengan 166 kursi parlemen diisi oleh perwira militer melalui penunjukan langsung, faksi pro-militer menguasai 86 persen dari keseluruhan kursi Parlemen Myanmar.

Pemimpin junta, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, diperkirakan akan kembali diajukan sebagai calon presiden oleh kubu pro-militer saat parlemen Myanmar mulai bersidang pada Maret. Pemerintahan baru diperkirakan akan dilantik pada April.

Junta Myanmar mengeklaim pemilu tersebut sebagai bukti akan "kembalinya demokrasi," yang merupakan pemilu pertama sejak kudeta militer yang mengakhiri pemerintahan sipil dan menyebabkan perang saudara. Namun komunitas internasional mengecam pelaksanaan pemilu itu sebagai tipuan belaka.

Sistem pemilu telah diubah dari yang berlaku pada tahun 2020, di mana Liga Nasional Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi, yang kini dipenjara, menang besar. Usai kudeta, NLD dibubarkan junta militer.

Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.

Akibat tidak dilaksanakannya pemungutan suara di 78 daerah pemilihan yang tidak dikuasai junta atas dalih keamanan, jumlah total kursi di Parlemen Myanmar berkurang menjadi 586 dan menurunkan ambang batas pemerintahan mayoritas menjadi 294 kursi.

Komisioner Tinggi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Volker Turk mengecam pelaksanaan pemilu Myanmar yang tidak menghormati hak dasar warga Myanmar, serta memandang proses yang berjalan "memperparah kekerasan dan polarisasi masyarakat".

Menurut rilis pers Komisioner Tinggi HAM PBB yang dirilis Jumat, sebagian besar pemungutan suara terpusat di wilayah perkotaan yang dikuasai militer dan dilaksanakan hanya secara terbatas di daerah-daerah konflik.

arena itu, sebagian besar masyarakat, termasuk pengungsi dan kaum minoritas seperti suku Rohingya, tidak dapat memilih dalam pemilu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Filipina Maria Thereza Lazaro, yang juga bertugas sebagai duta khusus ASEAN untuk urusan Myanmar, mengatakan bahwa ASEAN belum mencapai mufakat terkait respons organisasi terhadap pemilu tersebut.

China sudah menyampaikan ucapan selamat kepada otoritas Myanmar atas pemilihan umum dan menjanjikan dukungan yang berkelanjutan demi perdamaian dan stabilitas.

China, bersama Rusia, India, dan sejumlah negara anggota ASEAN, turut mengirimkan pengamat pemilu ke Myanmar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.