Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bunga Raksasa Rafflesia Arnoldii Mekar di Liku Sembilan, Jadi Daya Tarik Pengunjung Lintas-provinsi

📅 Sabtu, 31 Jan 2026, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bunga Raksasa Rafflesia Arnoldii Mekar di Liku Sembilan, Jadi Daya Tarik Pengunjung Lintas-provinsi Doc: ANTARA
Ket. Pengunjung melihat puspa langka bunga raksasa Rafflesia arnoldii di kawasan Liku Sembilan, Cagar Alam Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Jumat (30/1/2026).

BENGKULU - Mekarnya puspa langka raksasa Rafflesia arnoldii di kawasan Liku Sembilan, Cagar Alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, menjadi daya tarik bagi pengunjung yang melintas di jalur lintas provinsi Bengkulu-Sumatera Selatan.

"Bunga ini hanya seminggu muncul kemudian mati. Hari ini masih mekar sempurna. Kuncup bunga ditemukan Selasa kemarin," kata pengelola bunga Rafflesia, Elvis, di Bengkulu Tengah, Jumat.

Bunga langka tersebut sudah mekar sempurna dan banyak pengunjung datang bergiliran satu per satu. Bunga tersebut kini mekar di dekat jalan lintas provinsi, kira-kira 10 meter.

Pengunjung tak perlu melakukan penjelajahan di kawasan cagar alam terlalu dalam seperti saat bunga Rafflesia mekar di kesempatan lain.

Banyak pengendara yang melintas menyempatkan diri berhenti untuk melihat langsung keunikan bunga yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu tersebut . Tidak sedikit pula warga dari luar daerah yang datang secara khusus setelah mendapatkan informasi mengenai mekarnya bunga langka tersebut.

Pengunjung dari Sumatera Barat, Vanny, mengatakan tertarik melihat mekarnya Bunga Rafflesia karena mudah diakses. Ia mengetahui lokasi mekarnya Rafflesia sering tidak tentu. Ada kalanya untuk melihat bunga tersebut harus masuk ke pedalaman hutan.

"Selagi mudah, kita sempatkan melihat bunga langka ini. Tidak di setiap tempat bisa kita temui bunga khas ini. Saya pernah melihat di tempat lain di Sumatera Barat di Kabupaten Agam, kata orang sih beda lokasi, kekhasannya beda juga, jadi rugi juga kalau tidak menyempatkan melihat bunga ini di suatu tempat begitu ya," katanya.

Sementara itu, Elvis, mengatakan tanda-tanda kemunculan bunga mulai terlihat sejak Selasa pekan ini. Untuk menjaga kelestarian bunga selama masa mekar, warga setempat memasang pembatas di sekitar lokasi.

“Pembatas dipasang agar pengunjung tidak terlalu dekat dan tidak menyentuh bunga, supaya Rafflesia tidak rusak,” ujarnya.

Pengunjung yang datang tidak dikenakan tarif masuk. Namun demikian, warga membuka kesempatan bagi pengunjung untuk memberikan sumbangan secara sukarela sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian.

Rafflesia arnoldii merupakan puspa endemik Bengkulu yang sangat langka dan tidak dapat tumbuh di sembarang tempat. Setiap kemunculannya selalu menjadi magnet wisata alam sekaligus pengingat pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai habitat bunga ikonik tersebut.

Tidak setiap wisatawan yang datang ke Bengkulu bisa menyaksikan bunga raksasa ini di sepanjang waktu karena waktu mekarnya tidak menentu dan lokasi tumbuhnya tak bisa diprediksi. Hanya bagi mereka yang beruntung dan mau menyempatkan diri bisa melihat Rafflesia Arnoldii.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.