Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBNU Dukung Indonesia Bergabung dalam Board of Peace

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBNU Dukung Indonesia Bergabung dalam Board of Peace Doc: Antara
Ket. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf memandang keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat (AS) merupakan keputusan tepat untuk terus membantu Palestina.

“Keputusan Presiden (Prabowo) untuk bergabung dalam Board of Peace ini, saya kira adalah keputusan yang tepat berdasarkan komitmen yang abadi untuk membantu Palestina,” ujar Yahya Cholil Staquf di Jakarta, Jumat (30/1).

Gus Yahya mengakui keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace pasti bakal dipandang kontroversial oleh berbagai kalangan. Namun, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh berhenti dalam upaya mendukung Palestina.

Tantangannya, kata dia, adalah menentukan cara paling efektif untuk memberikan dukungan tersebut agar rakyat Palestina memiliki kesempatan membangun masa depan mereka sendiri.

Menurut Yahya, saat ini dunia berada dalam dinamika internasional yang penuh ketidakpastian, dengan berbagai kepentingan global dari AS, China, Rusia, hingga negara-negara Eropa yang saling berkompetisi.

“Di tengah ketidakmenentuan ini, kalau kita sungguh ingin berbuat sesuatu untuk membantu Palestina menemukan jalan keluar dari masalahnya, maka kita harus hadir di semua arena, di semua platform yang tersedia,” katanya.

Ia menilai kehadiran Indonesia dalam Board of Peace penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi penonton dalam proses internasional yang menentukan masa depan Palestina.

“Kita harus hadir supaya kita bisa berbuat sesuatu. Karena kalau kita tidak ada, kita hanya akan menonton dan membiarkan orang menentukan jalannya dinamika, jalannya pertarungan, dan proses-proses yang berlangsung sesudahnya,” kata dia.

“Kalau tidak ada pihak yang sungguh-sungguh, sungguh-sungguh punya komitmen membantu Palestina, ada di dalamnya siapa yang akan bersuara demi Palestina. Maka menurut saya, harus ada di dalam platform yang tersedia itu suara yang membela kepentingan-kepentingan Palestina,” ujarnya menambahkan.

Ia juga mengakui bahwa di dalam Board of Peace terdapat berbagai kepentingan, termasuk kepentingan Israel dan Amerika. Justru, kata Gus Yahya, kehadiran Indonesia diharapkan bisa menyuarakan kepentingan Palestina dalam dewan tersebut.

“Saya sangat mendukung agar Presiden Prabowo Subianto memainkan peran itu dengan sungguh-sungguh supaya dari waktu ke waktu terus menerus kita jangan sampai absen di dalam apapun untuk membantu Palestina,” kata Gus Yahya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.