Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Curah Hujan Ekstrem, KAI Perkuat Manajemen Kesiagaan

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 15:13 WIB | Oleh:
Hadapi Curah Hujan Ekstrem, KAI Perkuat Manajemen Kesiagaan Doc: ANTARA/HO-PT KAI.
Ket. Ilustrasi operasional kesiagaan PT KAI.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kesiapan operasional melalui skema Manajemen Alat Material Untuk Siaga (AMUS) sebagai langkah untuk menghadapi potensi curah hujan ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah pada akhir Januari 2026.

“KAI terus melakukan langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem, khususnya yang berisiko menimbulkan banjir di jalur kereta api,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, Anne mengatakan itu merupakan langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan perjalanan serta menjaga keandalan layanan transportasi berbasis rel di tengah dinamika kondisi cuaca.

“Keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama kami, dan seluruh jajaran di lapangan telah disiagakan untuk merespons setiap potensi gangguan secara cepat dan terukur,” ujar Anne.

Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan, KAI menyiapkan 355 tenaga ekstra, 861 Petugas Jaga Lintasan (PJL) ekstra, serta Petugas Penjaga Daerah Rawan ekstra yang ditempatkan pada titik-titik dengan tingkat kerawanan tinggi di berbagai wilayah operasional.

“Para petugas ini bekerja dengan sistem siaga 24 jam dan terbagi dalam tiga shift, sehingga pengawasan terhadap kondisi jalur rel dapat dilakukan secara kontinu, baik siang maupun malam,” kata Anne.

Selain penguatan sumber daya manusia, KAI juga menyiagakan alat material untuk siaga di sejumlah lokasi strategis.

Adapun AMUS merupakan sistem manajemen krisis berbasis pre-positioning, di mana alat, material, dan sarana pendukung telah ditempatkan lebih dulu di titik rawan untuk mempercepat proses penanganan jika terjadi gangguan prasarana.

Secara umum, AMUS mencakup empat pilar utama, yaitu pertama, kesiapan alat kerja seperti mesin pemadat badan jalan rel (mesin MTT dan PBR/kendaraan khusus buat pemeliharaan jalur rel guna pemadatan tubuh rel), ekskavator, dan genset.

Pilar kedua adalah ketersediaan material, antara lain karung pasir, batu balas, bantalan, potongan rel, plat sambung, hingga terpal.

Lebih lanjut, ketiga adalah kesiapan sarana angkut berupa gerbong datar, gerbong balas, serta lori atau dresin (kendaraan khusus pemeliharaan jalur untuk mobilisasi cepat di lintas).

“Terakhir adalah siaga personel 24 jam, dengan sistem komando terintegrasi antara pusat dan wilayah,” kata Anne.

Menurut dia, keberadaan AMUS membuat KAI tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dan preventif dalam mengelola risiko cuaca ekstrem.

Selain itu, KAI juga secara rutin memantau data prakiraan cuaca dari instansi terkait serta melakukan inspeksi intensif di titik-titik rawan banjir, genangan, dan pergerakan tanah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.