Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, Perairan di Maluku Utara Dilanda Gelombang Tinggi

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Waspada, Perairan di Maluku Utara Dilanda Gelombang Tinggi Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Aktivitas pelayaran di perairan Maluku Utara, Kamis (29/1).

TERNATE -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate menyampaikan perairan di sebagian besar wilayah Maluku Utara (Malut) mengalami gelombang tinggi disertai cuaca buruk sehingga masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, waspada.

Petugas Prakirawan Cuaca BMKG Sultan Baabullah Ternate M Fauzi Bintiang di Ternate, Kamis, menjelaskan bahwa pada malam hari kondisi cuaca di Maluku Utara umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan hingga lebat di sejumlah wilayah, antara lain Tobelo, Kao, Maba, Weda, Oba, Tidore, Jailolo, Ibu, Patani, Gane, Obi, Taliabu, dan sekitarnya.

Pada dini hari, cuaca diprakirakan cerah berawan, namun masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga lebat di wilayah Kepulauan Widi, Obi, Mangole, Falabisahaya, Sanana, Taliabu, dan wilayah sekitarnya.

BMKG mencatat suhu udara berkisar 23 hingga 27 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 85 hingga 100 persen. 

Arah angin bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan antara 10-40 kilometer per jam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca, dengan status waspada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kao, Maba, Patani, Weda, dan sekitarnya.

Dirinya menyebut untuk kondisi laut, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 2,0 meter. 

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar waspada terhadap potensi peningkatan tinggi gelombang akibat angin kencang, dengan gelombang yang dapat mencapai 2 meter di wilayah perairan Morotai, Kepulauan Loloda, dan perairan timur Halmahera.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.