Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Rob Berpotensi Terjadi hingga 3 Februari, Warga Pesisir Pantai Utara Jakarta Diminta Tetap Waspada

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 08:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Rob Berpotensi Terjadi hingga 3 Februari, Warga Pesisir Pantai Utara Jakarta Diminta Tetap Waspada Doc: ANTARA
Ket. Warga melintasi banjir yang merendam perkampungan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).

JAKARTA - Banjir pesisir atau rob berpotensi terjadi hingga 3 Februari 2026. Warga yang bermukim di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta diminta untuk tetap waspada. 

"Warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai utara Jakarta diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 27 Januari hingga 3 Februari 2026," kata Isnawa Adji, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta di Jakarta, Rabu (28/1).

Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul fenomena pasang maksimum air laut.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, pasang maksimum air laut dipicu oleh fase bulan purnama yang bertepatan dengan kondisi perigee, yakni posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut di wilayah pesisir dan menyebabkan banjir rob di sejumlah wilayah pesisir utara Jakarta.

Isnawa menyebutkan puncak pasang maksimum itu diperkirakan terjadi pada pukul 05.00 hingga 11.00 WIB.

"Fenomena pasang maksimum ini berpotensi memicu peningkatan tinggi muka air laut, sehingga masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan," ujar Isnawa.

Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob, antara lain meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta kawasan Kepulauan Seribu.

Isnawa menjelaskan durasi pasang tinggi air laut diperkirakan dapat berlangsung selama beberapa hari berturut-turut.

Oleh karena itu, BPBD DKI Jakarta mengimbau warga agar mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang dapat berubah dengan cepat.

Selain itu, Isnawa juga meminta masyarakat agar menghindari aktivitas di kawasan pesisir yang berisiko terdampak banjir rob, terutama saat puncak pasang.

Warga juga harus memastikan sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi dengan baik guna mencegah terjadinya genangan.

BPBD DKI Jakarta turut mengajak masyarakat untuk memantau informasi resmi melalui kanal digital pemerintah, di antaranya laman Peringatan Dini Gelombang Pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk pelaporan genangan, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id guna memperoleh pembaruan kondisi secara real-time.

"Layanan darurat gratis 112 juga telah disiapkan untuk merespons situasi darurat dan laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan," ungkap Isnawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.