Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satpol PP Bogor Sikat 24 Bangunan Liar Demi Kelancaran Akses Jalur Puncak

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 17:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satpol PP Bogor Sikat 24 Bangunan Liar Demi Kelancaran Akses Jalur Puncak Doc: Antara
Ket. Petugas Satpol PP menertibkan bangunan liar di jalur Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menertibkan 24 bangunan tanpa izin dan lapak pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, sebagai upaya penegakan peraturan daerah dan penataan kawasan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagarasid di Bogor, Selasa (27/1), mengatakan penertiban dilakukan terhadap bangunan dan lapak yang berdiri di ruang milik jalan serta tidak memiliki izin sesuai ketentuan yang berlaku.

“Total ada 24 bangunan dan lapak yang kami tertibkan di sepanjang jalur Puncak. Kegiatan ini merupakan bagian dari penegakan Perda dan penataan kawasan strategis,” kata Cecep Imam Nagarasid.

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut terdapat satu bangunan berupa pos yang dibongkar bersama pengurus pemilik bangunan, serta 23 lapak pedagang kaki lima yang berada di sepanjang ruas Jalan Raya Puncak.

Menurut Cecep, penertiban dilaksanakan secara persuasif dan humanis dengan melibatkan jajaran Satpol PP Unit Cisarua, sehingga kegiatan dapat berjalan tertib dan kondusif tanpa menimbulkan gangguan keamanan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif, namun tetap tegas karena ini menyangkut ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Cecep menambahkan, jalur Puncak merupakan kawasan strategis dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi, sehingga keberadaan bangunan liar dan lapak PKL berpotensi mengganggu fungsi jalan serta membahayakan masyarakat.

Selain itu, penertiban juga dilakukan untuk mendukung penataan kawasan Puncak agar lebih tertib, aman, dan nyaman, baik bagi warga setempat maupun wisatawan.

Ia menegaskan Satpol PP Kabupaten Bogor akan terus melakukan pengawasan dan penertiban secara berkelanjutan, terutama di kawasan rawan pelanggaran ketertiban umum.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan dan tidak mendirikan bangunan atau berjualan di lokasi yang dilarang, demi kepentingan bersama,” kata Cecep.

Penertiban tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah di kawasan strategis.(KR-MFS)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.