Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Surabaya Keluarkan Surat Edaran Imbau Warga Waspada Atas Super Flu

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 07:15 WIB | Oleh:
Pemkot Surabaya Keluarkan Surat Edaran Imbau Warga Waspada Atas Super Flu Doc: antara foto
Ket. Kawasan Perkantoran Pemkot Surabaya.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta warga tetap tenang dan waspada atas virus super flu salah satunya dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.7.1/1001/436.7.2/2026 tentang Kewaspadaan Dini terhadap Penyakit Super Flu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Lilik Arijanto di Kota Surabaya, Selasa (27/1), mengatakan surat edaran ini dikeluarkan untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh elemen, mulai dari perangkat pemerintah hingga masyarakat luas, tanpa menimbulkan kepanikan.

Ia menjelaskan, penerbitan surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Nomor 400.7.9/221/102.3/2026 tertanggal 7 Januari 2026.

"Pemkot Surabaya juga mencermati perkembangan situasi epidemiologi nasional hingga akhir Desember 2025, yang mencatat sebanyak 62 kasus influenza tersebar di delapan provinsi, dengan konsentrasi tertinggi berada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat," ucapnya.

Ia mengatakan, super flu ini disebabkan oleh virus Influenza A subtipe H3N2 subclade K yang memiliki tingkat penularan lebih cepat dan berpotensi menimbulkan gejala klinis lebih berat dibandingkan influenza musiman pada umumnya.

"Karena itu, kewaspadaan dini menjadi kunci,' ujar Lilik Arijanto.

Ia menerangkan, gejala klinis infeksi virus tersebut umumnya muncul secara mendadak yakni penderita dapat mengalami demam tinggi hingga mencapai 39–41 derajat celsius, disertai nyeri otot dan sendi yang hebat, rasa lemas yang signifikan, sakit kepala berat yang mengganggu konsentrasi, hingga gangguan saluran pernapasan seperti nyeri tenggorokan dan batuk kering yang berlangsung terus-menerus.

Penularan virus ini, lanjut Lilik, dapat terjadi melalui percikan droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, maupun melalui kontak tidak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus.

"Interaksi sehari-hari yang tampak sederhana bisa menjadi jalur penularan jika kewaspadaan diabaikan," ujarnya.

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena yang terpenting adalah meningkatkan kewaspadaan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah, tempat kerja, maupun ruang publik.

“Penggunaan masker di area kerumunan, penerapan etika batuk dan bersin, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah sederhana namun efektif,” kata dia.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga daya tahan tubuh melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak buah dan sayur, istirahat yang cukup, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan. Menghindari kontak erat dengan individu yang menunjukkan gejala influenza juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

“Bagi warga yang mengalami gejala influenza, kami minta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan tidak melakukan pengobatan mandiri tanpa pengawasan tenaga kesehatan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.