Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat Lakukan Fogging Antisipasi DBD di Koto Sawah

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 15:47 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat Lakukan Fogging Antisipasi DBD di Koto Sawah Doc: ANTARA/HO-Dinas Kesehatan.
Ket. Petugas dari Dinas Kesehatan Pasaman Barat Puskesmas Ranah Salido dan instansi terkait saat melakukan fogging di Jorong Sayur Maincat Koto Raya Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang antisipasi penyakit DBD, Selasa (27/1).

SIMPANG EMPAT -- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan fogging atau pengasapan menggunakan insektisida malathion untuk membunuh nyamuk dewasa sebagai antisipasi meluasnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Lembah Melintang.

"Hari ini kita melakukan fogging tepatnya di daerah berjangkitnya DBD di Jorong Sayur Maincat Koto Raya Nagari Koto Gunung," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Selasa.  

Menurutnya pihaknya menggunakan dua alat fogging dengan dua orang petugas dari Dinas Kesehatan dan satu dari Puskesmas Ranah Salido.

Selain itu juga menurunkan lima orang petugas dari Dinas Kesehatan, delapan orang dari Puskesmas Ranah Salido serta sejumlah lintas sektor lainnya.

"Mudah-mudahandengan fogging ini bisa menghambat penyebaran penyakit DBD," katanya.

Dari data Dinas Kesehatan sebanyak 58 orang terjangkit penyakit DBD selama 2026.

Khusus di wilayah kerja Puskesmas Tanah Salido sebanyak 14 orang mengalami DBD.

Dalam rangka mengatasi penyakit DBD itu, pihaknya sebelumnya juga telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sampai gotong royong bersama di lokasi yang terjangkit penyakit itu.

"Kita juga telah melakukan pemeriksaan kepada warga yang yang demam. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga telah kita lakukan dua kali pada 10 dan 17 Januari 2026," katanya.

Dia mengharapkan masyarakat dapat menjaga kebersihan agar penyakit DBD tidak semakin berkembang.

Lalu melakukan 3 M plus yakni menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air dan, dan mendaur ulang atau mengubur barang bekas plus menggunakan obat nyamuk, memasang kasa, memelihara ikan pemakan jentik, dan menanam tanaman pengusir nyamuk untuk perlindungan ekstra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...

US Open: Aldila Sutjiadi Melaju ke Perempat Final Ganda

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
US Open: Aldila Sutjiadi Me...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.