Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Surabaya Perkuat Peran Guru dan Orang Tua Cegah Radikalisme di Kalangan Anak serta Remaja

8 Minggu, 12 Okt 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Pemkot Surabaya Perkuat Peran Guru dan Orang Tua Cegah Radikalisme di Kalangan Anak serta Remaja Pemkot Surabaya Perkuat Peran Guru dan Orang Tua Cegah Radikalisme di Kalangan Anak serta Remaja Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat sinergisitas antara sekolah dan keluarga (orang tua) dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan anak dan remaja.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh di Kota Surabaya, Minggu (12/10), mengatakan upaya ini menjadi bagian dari kerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri untuk mengedukasi anak-anak agar lebih cerdas dan aman di dunia digital.

Ia mengatakan sekolah memiliki peran vital dalam membangun karakter dan literasi digital anak-anak.

"Di pendidikan itu kalau bisa ya ilmunya memang lebih. Kalau (misal analogi) siswanya satu, ya gurunya dua," katanya.

Menurut Yusuf, guru tidak hanya bertanggung jawab pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral anak.

"Anak-anak ini kan harus kita siapkan di masa depan. Agamanya, karakternya, akademisnya, talenta, minat bakatnya," katanya.

Yusuf menilai guru harus selalu siap mendampingi siswa dalam setiap perubahan era, termasuk kemajuan teknologi.

"Sebagai guru nggak boleh lelah, tidak boleh pantang menyerah, harus terus yang terbaik untuk anak-anak," tuturnya.

Yusuf menekankan pentingnya pola pendampingan dibanding larangan dalam penggunaan gawai.

"Anak itu jangan dilarang, tapi diarahkan dan didampingi. Soalnya nanti pasti itu ada untung rugi kalau anak ketinggalan era ini," katanya.

Menurutnya, pengaturan waktu penggunaan gawai bagi anak-anak menjadi kunci utama. Selain waktu, guru juga diminta mampu mendeteksi perubahan perilaku siswa yang berpotensi terpapar ideologi ekstrem.

"Guru-guru itu juga harus dibekali kemampuan untuk melihat, mendeteksi tanda-tanda radikalisme di lingkungan sekolah," katanya.

Yusuf menyebut Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang dibentuk di setiap sekolah, juga berperan penting dalam memfasilitasi komunikasi antar-siswa.

"Satgas PPKS di sekolah itu minimal harus tahu perubahan perilaku teman-temannya," tuturnya.

Menurutnya, keseimbangan antara pendidikan di rumah dan sekolah harus dibangun agar anak tidak hanya mengenal dunia luar, tetapi juga memahami lingkungan sekitarnya.

"Jangan sampai anak-anak itu kenal dunia luar, tapi tidak pernah tahu atau kenal dunia dalam," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.