Efek Hubungan Memanas, Perundingan Perbatasan Rusia-Estonia Tidak Dilanjutkan
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 19:48 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/MARKO MUMM/GETTY IMAGES
MOSKOW - Russia meyakini bahwa kelanjutan perundingan tentang ratifikasi perjanjian perbatasan negara tidak mungkin dilakukan, mengingat sikap bermusuhan Estonia, kata kuasa usaha Russia di Tallinn, Kamran Abilov, kepada RIA Novosti.
Perjanjian antara Russia dan Estonia terkait perbatasan Russia-Estonia dan penetapan batas wilayah maritim di Teluk Narva dan Teluk Finlandia ditandatangani pada 2014.
"Pendekatan Federasi Russia terhadap Perjanjian Perbatasan Negara dan Perjanjian tentang Penetapan Batas Ruang Maritim di Teluk Narva dan Teluk Finlandia tetap tidak berubah," kata diplomat itu.
"Kebutuhan untuk meratifikasi perjanjian yang telah ditandatangani telah dibahas hingga Februari 2022," imbuhnya.
Menurut Abilov, pada Mei 2022, parlemen Estonia menolak rancangan undang-undang untuk mencabut tanda tangan pada perjanjian tersebut "karena kurangnya dasar hukum."
Namun, dia mengklarifikasi bahwa Estonia tidak berniat untuk membuka kembali proses ratifikasi, mengingat narasi "agresi Russia."
"Mengingat sikap bermusuhan dari pemerintah Tallinn, kami menganggap bahwa melanjutkan proses negosiasi tidak mungkin dilakukan pada tahap ini," kata Abilov. Ant/Sputnik-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!