BGN Tidak Memaksa Sekolah yang Tolak MBG
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 03:03 WIB | Oleh: Tim PenulisTerpisah, Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) menyatakan peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) yang jatuh tiap 25 Januari menjadi momen untuk mengevaluasi dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi keluarga di Indonesia.
Ketua IYCTC, Manik Marganamahendra dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/1), mengemukakan selama dua tahun berjalan, Program MBG telah hadir sebagai intervensi baru pemenuhan gizi anak yang telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Namun, dinamika pelaksanaan sepanjang 2025, termasuk isu kualitas menu, keamanan pangan, dan respons masyarakat menunjukkan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan persoalan yang jauh lebih kompleks daripada penyediaan makanan semata.
“MBG menghadirkan intervensi penting dalam pemenuhan gizi anak. Namun, pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa kualitas dan konsistensi gizi yang diterima anak sangat dipengaruhi oleh kondisi di luar sekolah, terutama lingkungan keluarga tempat mereka tumbuh,” ujar Manik. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!