Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Kirim Ratusan Excavator di Kali Sepak Kembangan demi Tambah Daya Tampung Air

📅 Senin, 26 Jan 2026, 15:05 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Kirim Ratusan Excavator di Kali Sepak Kembangan demi Tambah Daya Tampung Air Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Total target pengerukan mencapai 7.458 meter kubik dengan panjang area pengerjaan sekitar 1.243 meter yang dibagi ke dalam tiga segmen utama.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggeber upaya pengendalian banjir dengan mempercepat pengerukan Kali Sepak Kembangan atau Uwungan di kawasan Jakarta Barat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turun langsung meninjau lokasi pengerukan di segmen Kompleks BTN Jalan Delima 7 hingga Jembatan Jalan Pulau Bira, Kecamatan Kembangan, Senin (26/1).

Pengerukan ini dilakukan untuk memperbesar kapasitas tampung air sekaligus memperlancar aliran menuju Cengkareng Drain yang menjadi jalur utama pembuangan air kawasan tersebut. Langkah ini diprioritaskan karena wilayah Kembangan kerap terdampak genangan saat hujan deras mengguyur Jakarta.

"Saat ini kita melakukan pengerukan di Kali Sepak Kembangan yang alirannya menuju Cengkareng Drain dan saya ingin memastikan pengerukan berjalan optimal karena di lokasi ini pengerukan dilakukan secara rutin. Tujuannya jelas untuk menjaga daya tampung air agar risiko banjir bisa ditekan," tutur Gubernur Pramono.

Secara teknis, Kali Sepak memiliki lebar sekitar sembilan meter, namun pengerukan dilakukan pada bentang enam meter dengan jarak aman 1,5 meter dari sisi tebing guna menghindari potensi longsor. Total target pengerukan mencapai 7.458 meter kubik dengan panjang area pengerjaan sekitar 1.243 meter yang dibagi ke dalam tiga segmen utama.

Pramono menjelaskan, pengerukan ini tidak hanya difokuskan pada pengurangan sedimentasi lumpur, tetapi juga untuk mengatasi penumpukan sampah yang menghambat aliran air. Menurutnya, Kali Sepak memiliki peran strategis sebagai muara lintas wilayah sehingga kapasitas alirannya harus terus dijaga.

"Pengerukan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampung air dan mengatasi pendangkalan akibat endapan lumpur serta sampah. Ini adalah bagian dari mitigasi rutin agar kawasan sekitar Kompleks BTN tidak lagi menjadi titik rawan genangan," ujar Gubernur Pramono.

Langkah percepatan ini juga dilakukan seiring peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang memprediksi potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan. Pemprov DKI Jakarta pun menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air untuk mengoptimalkan penanganan preventif di seluruh wilayah.

Saat ini, sekitar 200 unit excavator telah disebar di lima wilayah administrasi Jakarta untuk mempercepat pengerukan sungai, kali, dan saluran air. Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah tambahan untuk menekan intensitas hujan ekstrem.

"Mudah-mudahan tindakan preventif ini bisa mengurangi dampak banjir di Jakarta dan saya sudah memerintahkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca mulai besok. Ini adalah bagian dari strategi terpadu agar banjir bisa dikendalikan lebih maksimal," kata Pramono.

Untuk jangka menengah, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan program normalisasi tiga sungai utama, yaitu Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, dan Kali Cakung Lama. Normalisasi Ciliwung akan segera dimulai bersama pemerintah pusat melalui pembangunan tanggul, sementara dua sungai lainnya ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.

Adapun pembagian segmen pengerukan Kali Sepak meliputi Segmen 1 dari pertemuan Kali Angke hingga Jembatan Jalan Pulau Bira sepanjang 578 meter, Segmen 2 dari Jembatan Jalan Pulau Bira hingga Jembatan JA sepanjang 430 meter, serta Segmen 3 dari Jembatan JA hingga Jembatan Kembangan Raya sepanjang 235 meter. Saat ini pengerukan difokuskan pada Segmen 1 dengan target volume 3.468 meter kubik dan realisasi sementara mencapai 2.035 meter kubik dengan dukungan tiga excavator amphibious serta 10 dump truck.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.