Pemerintah Kabupaten Jayapura Menargetkan Penurunan Stunting Menjadi 14,2 Persen pada 2029
📅 Senin, 26 Jan 2026, 12:32 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, menargetkan penurunan stunting di daerah itu pada 2029 berada di angka 14,2 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kabupaten Jayapura Yusuf Yambe Yabdi dalam kegiatan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Sentani, Senin, mengatakan target itu bukan sekadar angka, tetapi komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak lahir sehat, tumbuh optimal, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
"Sehingga melalui kegiatan ini kami mengupayakan untuk melakukan intervensi berdasarkan kelompok sasaran yang masih memiliki banyak kasus stunting di semua kampung," katanya.
Menurut Yusuf, kelompok sasaran yang masih memiliki banyak kasus stunting terdiri dari ibu hamil, nifas, ibu menyusui, balita, remaja putri, calon pengantin, dan rumah tangga, serta masyarakat.
Dia menjelaskan puskesmas merupakan ujung tombak di lapangan dalam melakukan pendataan sasaran, pemantauan tumbuh kembang anak, penguatan posyandu, serta edukasi perubahan perilaku keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Keberhasilan penurunan stunting sangat ditentukan seberapa kuat puskesmas dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan berkelanjutan," ujarnya.
Dalam upaya percepatan penurunan stunting juga, lanjutnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memiliki peran strategis sebagai penggerak dan koordinator lintas sektor guna memastikan setiap program Organisasi Perangkat Daerah (OPD), distrik, dan puskesmas, berjalan selaras dan terintegrasi.
"Melalui koordinasi yang kuat kami ingin memastikan tidak ada lagi program yang berjalan sendiri, tetapi semua bergerak dalam satu tujuan yaitu menurunkan stunting secara berkelanjutan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihaknya mengajak semua untuk menyatukan komitmen, menyamakan data, dan menyepakati data bersama, karena keberhasilan penurunan stunting adalah hasil kerja kolaborasi, kerja tim, dan hasil kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda Kabupaten Jayapura.
Berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting di Kabupaten Jayapura pada 2025 berada di angka 18,8 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!