Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ngegas Sejak Awal Tahun, Bulog Seluruh Wilayah Mulai Serap Gabah dan Beras Produksi Petani

📅 Senin, 26 Jan 2026, 21:07 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ngegas Sejak Awal Tahun, Bulog Seluruh Wilayah Mulai Serap Gabah dan Beras Produksi Petani Doc: istimewa
Ket. Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan memulai penyerapan gabah dan beras produksi dalam negeri secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak awal tahun 2026

JAKARTA — Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan memulai penyerapan gabah dan beras produksi dalam negeri secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak awal tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk melindungi petani, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Penyerapan gabah dan beras telah berjalan di berbagai sentra produksi, mulai dari Sumateta, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua. Dengan target yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 4 juta ton setara beras, kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran Kanwil dan Kantor Cabang BULOG dengan pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa penyerapan tahun 2026 difokuskan pada hasil panen petani lokal dengan tetap mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan 12.000 rupiah per kilogram untuk beras.

“Sejak awal tahun 2026, Bulog di seluruh Indonesia sudah mulai melakukan penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri. Ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak sekaligus menjaga ketersediaan stok beras nasional,” ujar Ahmad Rizal.

Di wilayah Sumatera, penyerapan telah berjalan bahkan telah mencatatkan realisasi penyerapan sejak Januari, seiring masuknya masa panen awal tahun yaitu di Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel Babel, Bengkulu dan Lampung.

Sementara itu di Pulau Jawa, Bulog bergerak cepat di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, serta Jawa Timur. Penyerapan dilakukan dengan target yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sejumlah daerah di Jawa mencatat kenaikan target penyerapan hingga puluhan persen sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Di wilayah Indonesia Tengah dan Timur, Bulog juga mulai menyerap gabah dan beras petani dari Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Maluku hingga Papua. Penyerapan ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan stok nasional tidak hanya bertumpu pada wilayah barat, tetapi merata hingga wilayah timur Indonesia.

Selain menjaga harga di tingkat petani, penyerapan gabah dan beras dalam negeri juga ditujukan untuk memastikan ketersediaan stok beras yang aman dan cukup dalam menghadapi kebutuhan penyaluran sepanjang 2026, termasuk menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.

Bulog memastikan proses penyerapan dilakukan secara transparan, cepat, dan sesuai ketentuan, dengan melibatkan mitra penggilingan, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri di beberapa wilayah guna memastikan kelancaran di lapangan.

“Dengan dimulainya penyerapan sejak awal tahun dan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, Bulog optimistis target pengadaan gabah dan beras dalam negeri tahun 2026 dapat tercapai, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” tutup Dirut Bulog

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
DKP Babel Bagikan 120 Paket...

The Fed Naikkan Suku Bunga

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
The Fed Naikkan Suku Bunga
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.