Dominasi Wembanyama Hidupkan Harapan Spurs Lolos ke Final NBA
📅 Selasa, 26 Mei 2026, 00:25 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraHOUSTON, AMERIKA SERIKAT - Dominasi Victor Wembanyama membantu San Antonio Spurs kembali menghidupkan asa menuju Final NBA. Bermain penuh percaya diri di hadapan pendukung sendiri, Spurs mengalahkan Oklahoma City Thunder dengan skor telak 103-82 dalam gim keempat final Wilayah Barat NBA, Selasa (25/5) di Houston, Amerika Serikat. Hasil itu membuat kedudukan seri playoff menjadi imbang 2-2.
Wembanyama tampil luar biasa dan menjadi mimpi buruk bagi Thunder sepanjang pertandingan. Pebasket asal Prancis berusia 22 tahun itu menorehkan 33 poin hanya dalam 31 menit bermain. Akurasi tembakannya impresif dengan 11 dari 22 percobaan masuk, termasuk tiga tembakan tripoin. Ia juga menambahkan delapan rebound, lima assist, tiga blok, serta dua steal untuk melengkapi penampilan dominannya.
Sejak awal laga, Spurs tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Oklahoma City. Tuan rumah bahkan sempat menciptakan rentetan poin 16-0 pada kuarter pertama untuk membuka jarak 23-8. Dalam periode itu, Wembanyama menyumbang enam poin dan memperlihatkan superioritasnya di paint area maupun perimeter.
Thunder yang sebelumnya tampil sempurna di laga tandang playoff musim ini tampak kehilangan ritme. Pertahanan rapat Spurs membuat para pemain Oklahoma City kesulitan mengembangkan permainan cepat mereka. Tim tamu bahkan hanya sekali memimpin pertandingan, itu pun dengan selisih satu angka.
“Kami tidak terkejut dengan hasil ini,” ujar Wembanyama seusai laga. Menurutnya, kemenangan Spurs lahir dari persiapan matang dan evaluasi intensif terhadap pertandingan sebelumnya. “Kami banyak menonton ulang pertandingan dalam 24 hingga 48 jam terakhir,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momentum terbesar Spurs datang menjelang turun minum. Saat waktu kuarter kedua hampir habis, Wembanyama melepaskan tembakan spektakuler dari tengah lapangan tepat ketika buzzer berbunyi. Bola meluncur mulus ke dalam ring dan membuat seluruh arena bergemuruh. Basket tersebut menjadi tembakan terjauh yang sukses ia ciptakan sepanjang karier profesionalnya sekaligus membawa Spurs unggul 50-38 saat jeda.
“Kami membutuhkan momentum itu untuk memasuki babak kedua,” kata guard Spurs, Devin Vassell.
Selepas jeda, Spurs sama sekali tidak mengendurkan tekanan. Mereka membuka kuarter ketiga dengan laju 15-5 untuk memperbesar keunggulan menjadi 65-43. Thunder berusaha bangkit melalui aksi MVP NBA musim ini, Shai Gilgeous-Alexander, yang mencetak 19 poin, tetapi upaya tersebut tidak cukup untuk membendung dominasi San Antonio.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan ini menjaga mimpi Spurs kembali tampil di Final NBA untuk pertama kalinya sejak meraih gelar juara pada tahun 2014. Sebaliknya, Thunder kini berada dalam tekanan setelah kehilangan momentum dan harus kembali bertarung di kandang sendiri pada gim kelima, Rabu mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!