Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Lebaran, Bulog Jaga Harga Beras Tetap Stabil Lewat Distribusi Beras SPHP

📅 Senin, 26 Jan 2026, 11:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Lebaran, Bulog Jaga Harga Beras Tetap Stabil Lewat Distribusi Beras SPHP Doc: ANTARA
Ket. Warga mengantre di stan Perum Bulog Cabang Banyumas dalam kegiatan Pasar Murah Inflasi Banyumas (Sarahsimas) yang digelar Pemkab Banyumas di halaman Kantor Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (14/3/2025).

PURWOKERTO - Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Banyumas, Jawa Tengah menjaga harga beras tetap stabil dengan menyalurkan beras SPHP untuk melindungi daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemimpin Perum Bulog Kancab Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/1), mengatakan upaya stabilisasi dilakukan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) meskipun penugasan pendistribusian Bantuan Pangan Tahun 2026 masih dalam proses.

"Fokus kami saat ini adalah menjaga agar harga beras tetap stabil. Penyaluran SPHP terus dilakukan sambil menunggu penugasan bantuan pangan," katanya menegaskan.

Ia mengatakan Bulog Banyumas memiliki stok beras yang aman karena mencapai kisaran 58 ribu ton, sehingga mampu menopang kebutuhan masyarakat sekaligus meredam potensi gejolak harga menjelang Lebaran.

Di sisi lain, kata dia, petani di wilayah kerja Bulog Banyumas akan segera memasuki masa panen raya pada pertengahan Februari hingga April 2026.

"Insya Allah harga beras di pasaran menjelang Lebaran tetap terkendali," katanya menegaskan.

Terkait dengan penyaluran beras SPHP, dia mengatakan hal itu dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta outlet binaan Perum Bulog seperti Rumah Pangan Kita (RPK) agar beras dapat langsung menjangkau masyarakat dengan harga terjangkau.

"Selama Januari 2026, realisasi penyaluran beras SPHP di wilayah kerja Bulog Banyumas mencapai 955 ton, sementara akumulasi penyaluran sejak awal 2025 tercatat hampir 17 ribu ton," katanya.

Prawoko mengimbau pedagang menjual beras SPHP sesuai ketentuan harga maksimal Rp12.500 per kilogram.

Harga tersebut diharapkan mampu memberikan efek stabilisasi pasar sehingga harga beras medium tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) Rp13.500 per kilogram.

Ia menegaskan stabilisasi harga pangan tersebut merupakan arahan langsung Menteri Pertanian dan Menteri Koordinator Bidang Pangan.

"Stabilisasi harga pangan adalah prioritas. Naik tidak boleh, turun boleh. Untuk itu, Bulog Banyumas bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjaga harga tetap terkendali agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang," kata Prawoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.