Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Lima Tanda Tubuh Anda Kelebihan Asupan Protein, Berbahayakah?

📅 Senin, 26 Jan 2026, 20:11 WIB | Oleh:

Razani mengatakan, mengonsumsi nutrisi apapun yang berlebihan termasuk protein, dapat membuat pencernaan menjadi sulit dan menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit, karena kebanyakan orang melakukan ini dengan mengurangi nutrisi lain seperti serat dan kurang memiliki pola makan seimbang untuk mengatur fungsi usus.

“Jika pola makan tinggi protein kekurangan serat, maka masalah usus mungkin merupakan akibat dari asupan serat yang rendah tersebut,” kata Kirkpatrick.

5. Kenaikan berat badan

“Asupan protein berlebih, jika diimbangi dengan pengurangan asupan makanan lain, baik untuk penurunan berat badan. Tetapi jika total asupan kalori Anda lebih tinggi dari sebelumnya, meskipun semuanya dalam bentuk protein, maka penambahan berat badan akan terjadi,” kata Razani.

Kurangnya bukti ilmiah untuk mendukung klaim bahwa diet tinggi protein menyebabkan penurunan berat badan, dan beberapa orang justru mungkin mengalami kenaikan berat badan karena tidak semua orang makan lebih sedikit saat melakukan diet protein tinggi.

Razani mengatakan ada dua cara untuk memastikan asupan protein total optimal yakni fokus pada ukuran porsi dan pastikan memasukkan makanan kaya nutrisi lainnya dalam diet yang kaya akan biji-bijian utuh, buah-buahan dan sayuran segar, kacang-kacangan, polong-polongan, minyak zaitun, serta unggas dan ikan tanpa lemak untuk mendapatkan diet seimbang dengan jumlah protein dan nutrisi lain yang tepat, kata Razani. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival
Ekonomi
Berpotensi Melemah, 6 Agust...
Megapolitan
Pemkab Bogor Dukung Percepa...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.