Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Jabar Dorong Revisi RTRW Kuningan Perkuat Konservasi

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 18:57 WIB | Oleh:
DPRD Jabar Dorong Revisi RTRW Kuningan Perkuat Konservasi Doc: antara foto
Ket. Konservasi di Gunung Ciremai, Jabar.

KUNINGAN - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ika Siti Rahmati menyarankan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kuningan, dimanfaatkan untuk memperkuat kebijakan pembangunan berbasis konservasi yang selaras dengan RTRW Jabar.

Ia mengatakan penyesuaian RTRW merupakan bagian dari amanat kebijakan strategis pemerintah pusat dan provinsi yang bersifat dinamis, terutama dalam penetapan alokasi luasan kawasan.

“RTRW mengalami penyelarasan untuk memastikan alokasi luasan kawasan yang ditetapkan sesuai dengan RTRW provinsi dan nasional,” kata Ika dalam keterangannya di Kuningan, Minggu (25/1).

Ia menjelaskan penyelarasan RTRW dilakukan agar kebijakan tata ruang Kabupaten Kuningan, tidak bertentangan dengan perencanaan ruang di tingkat yang lebih tinggi.

Menurut dia, dinamika kebijakan tata ruang tidak dapat dihindari karena adanya kebijakan strategis baru yang terus berkembang di tingkat nasional maupun provinsi.

Meski demikian, Ika menegaskan arah kebijakan konservasi di Kabupaten Kuningan tidak mengalami perubahan dalam proses revisi RTRW tersebut.

Ia menyebut komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kawasan lindung, tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan tata ruang.

“Kebijakan Kabupaten Kuningan untuk konservasi tidak pernah bergeser. Kawasan lindung yang berupa hutan konservasi telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia pun menyoroti posisi strategis kawasan penyangga Gunung Ciremai, yang memiliki peran penting sebagai pelindung ekosistem.

Dalam revisi RTRW, kata Ika, kawasan penyangga Gunung Ciremai tetap diarahkan sebagai sabuk hijau dengan pemanfaatan yang terbatas.

Ia menambahkan, revisi RTRW seharusnya menjadi momentum untuk mencegah alih fungsi lahan yang berpotensi merusak lingkungan. “Kawasan lindung yang berupa hutan konservasi telah ditetapkan,” katanya.

Terkait Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyampaikan pemerintah provinsi meluncurkan skema pemulihan ekosistem di kawasan taman nasional tersebut dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Ia mengatakan masyarakat akan dilibatkan sebagai garda terdepan reboisasi, dengan diberikan upah bulanan serta bantuan modal ternak.

Ia menegaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga sekitar, terutama akses air bersih, harus menjadi prioritas dan meminta penghentian aktivitas penyedotan air secara ilegal di kawasan taman nasional tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.