Tertarik Ciptakan Pemimpin Bertalenta Lebih Unggul, Organisasi Harus Manfaatkan AI Secara Tepat
📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 15:47 WIB | Oleh: Vitto BudiRekan Elisa, seorang Coach Profesional Leadership, Robby Lasman dalam kesempatan itu mengatakan dalam penerapan AI harus diawali dengan komitmen dan visi bersama dari semua stake holders dalam perusahaan mulai dari leader hingga karyawan untuk menerapkan AI guna transformasi.
“Pengalaman selama ini, transformasi dalam perusahaan hanya berhasil 30 persen, bahkan malah kurang dari itu setelah itu kinerja kembali menjadi as usual,” kata Robby.
Sementara itu, Strategic Growth Director of Brawijaya Hospital Group, Norman Yanuar dalam kesempatan itu mengatakan leader kadangkala menjadi tantangan dalam upaya transformasi perusahaan, terutama teknologi. Sebab, pada dasarnya mereka tidak terlalu paham.
Sebab itu, perlu pendekatan yang baik dengan memberi mereka pemahaman dan pengertian, sehingga akan memberi kesempatan untuk menerapkan perangkat seperti AI.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya di awal menghadapi tantangan yang sama, tetapi setelah saya meyakinkan pimpinan, bahwa perkiraannya dengan menerapkan kombinasi AI akan bisa diukur lebih presisi, sehingga bisa tumbuh berkali-kali lipat, mereka akhirnya setuju dan hasilnya sampai saat ini sangat baik,” kata Norman.
Norman pun mengutip pendapat CEO dan Founder NVIDIA, Jensen Huang bahwa, pekerjaan Anda tidak akan tergantikan dengan AI, tetapi bersiap lah untuk kehilangan pekerjaan jika dalam bekerja tidak menggunakan AI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!