Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Cisarua, Tim SAR Cari 82 Warga Tertimbun Material Longsor

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 14:11 WIB | Oleh:
Longsor Cisarua, Tim SAR Cari 82 Warga Tertimbun Material Longsor Doc: ANTARA
Ket. Situasi para petugas SAR gabungan saat melakukan proses pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).

BANDUNG BARAT - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap 82 warga yang tertimbun longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akibat hujan deras yang terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Herman Suryatman mengatakan pencarian dilakukan secara manual dengan mengandalkan personel gabungan serta bantuan anjing pelacak K9.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman di lokasi kejadian, Sabtu (24/1).

Herman menyebutkan proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.

Menurut dia, pemerintah daerah memprioritaskan penanganan terhadap korban selamat yang telah dievakuasi ke tenda darurat, sembari menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman untuk melanjutkan proses pencarian.

Kapolsek Cisarua A. Y. Yogaswara di Bandung, Sabtu, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, yang diawali suara gemuruh keras terdengar warga sebelum material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.

“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” katanya.

Ia mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran, mengingat masih adanya potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.

“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujar Yogaswara.

Akibat kejadian tersebut puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada permukiman di sekitar lokasi terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.