Tradisi Keren dari Piaman, Hoyak Tabuik Nongol Lagi di Karisma Event Nusantara
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 20:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Aadiaat M. S.
PARIAMAN – Pelestarian kegiatan kebudayaan dan pariwisata penting untuk menjaga identitas bangsa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
Budaya yang terawat memperkuat daya tarik destinasi, meningkatkan nilai tambah pariwisata, serta menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal tanpa mengabaikan keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Kegiatan kebudayaan dan pariwisata yang dilaksanakan setiap tahun di Kota Pariaman, Sumatera Barat oleh warga setempat yaitu Pesona Hoyak Tabuik Piaman kembali masuk ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN).
“Alhamdulillah, Kota Pariaman masuk dalam KEN 2026. Hal ini sesuai dengan arahan Wali Kota Pariaman Yota Balad dan kerja keras Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman bahwa tahun ini Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman masuk kembali KEN," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi di Pariaman, Jumat (23/1).
Ia menyampaikan masuknya kembali Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman ke dalam KEN merupakan kebanggaan bagi warga Pariaman, karena kembali mendapatkan momentum mempromosikan pariwisata daerah ke tingkat nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apalagi, lanjutnya, Tabuik menjadi ikon wisata Pariaman sejak lama, sehingga pelaksanaannya pada tahun ini akan dimaksimalkan dari yang tahun-tahun sebelumnya.
“Insyaallah, tahun ini akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya," katanya.
Ia berharap kegiatan yang akan dilaksanakan pada 16 - 28 Juni 2026 tersebut tidak saja dapat mendongkrak promosi wisata daerah, namun juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk diketahui kegiatan kebudayaan dan agama untuk mengenang wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW yakni Husain Bin Ali yang mati dipenggal di Karbala oleh tentara Yazid Bin Muawiyah tersebut dilaksanakan setiap awal Muharram.
Kegiatan yang telah disesuaikan dengan budaya setempat tersebut pada 2024 pernah masuk ke dalam KEN, namun pada 2025 gagal bersaing dengan kegiatan pariwisata dari daerah lainnya.
Oleh karena itu pada 2025 Pemkot Pariaman kembali mengajukan Pesona Hoyak Tabuik Piaman kepada kementerian terkait agar kembali masuk ke dalam KEN.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengajukan Hoyak Tabuik kembali masuk ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) di Kementerian Pariwisata (Kemenpar), setelah pada 2025 kegiatan wisata dan budaya tahunan yang mendatangkan ribuan wisatawan ke daerah itu tidak masuk ke dalam kalender wisata nasional tersebut.
"Hoyak Tabuik pada 2024 masuk ke dalam KEN, namun pada 2025 tidak. Nah, untuk 2026 kami upayakan Hoyak Tabuik masuk ke dalam KEN," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi di Pariaman.
Ia mengatakan pihaknya telah menelusuri penyebab kegiatan wisata unggulan di Pariaman tersebut tidak masuk ke dalam kalender wisata nasional 2025 meskipun potensinya besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!