Wali Kota: Pemkot Bandung Fokus Perkuat Tata Kelola Pemerintahan untuk Pembangunan Berkelanjutan
📅 Kamis, 22 Jan 2026, 00:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan sebagai fondasi utama pembangunan kota yang berkelanjutan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan penguatan tata kelola menjadi tantangan sekaligus prioritas dalam menjalankan pemerintahan.
Menurut dia, berbagai persoalan Kota Bandung tidak dapat diselesaikan tanpa pembenahan tata kelola yang menyeluruh dan konsisten.
“Tantangan paling utama tetap masalah tata kelola. Tata kelola pemerintahan dan tata kelola kota secara keseluruhan,” ujar Wali Kota Farhan di Pendopo, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, sejak awal masa kepemimpinannya, Pemerintah Kota Bandung berupaya meletakkan dasar-dasar pembangunan jangka panjang agar visi Bandung unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis dapat berkelanjutan hingga lima tahun ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wali Kota Farhan menilai, setahun pertama masa kepemimpinan menjadi fase penting untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan di lapangan sekaligus menemukan solusi yang sesuai dengan kondisi wilayah.
Melalui program Siskamling Siaga Bencana, ia mengaku memperoleh gambaran langsung mengenai tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Dari turun ke wilayah, saya menemukan banyak persoalan, tetapi di saat yang sama juga selalu ada solusi. Banyak masalah itu sebenarnya sudah punya jalan keluar,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam penguatan tata kelola, Wali Kota Farhan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan sebagai prinsip utama dalam menjalankan pemerintahan. Menurut dia, setiap kebijakan harus memenuhi prinsip pantas, patut, dan patuh terhadap peraturan yang berlaku.
“Kalau saya berprinsip tiga P; pantas, patut, dan patuh. Pantaskah dilakukan, patutkah didapatkan, dan patuhkah terhadap aturan,” ujar dia.
Ia juga menegaskan, Pemkot Bandung memilih bersikap terbuka dalam menyampaikan kondisi kota, termasuk berbagai persoalan yang masih harus dibenahi. Menurut dia, keterbukaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola secara berkelanjutan.
“Kami terbuka, tidak menutup-nutupi. Supaya para ahli bisa bersuara, mengkritik, dan memberi masukan. Itu membantu kami melihat hal-hal yang sebelumnya menjadi blind spot,” tutur Wali Kota Farhan.
Meski mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, Wali Kota Farhan menyatakan bahwa capaian pembangunan selama satu tahun terakhir merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
Ia memastikan, seluruh upaya tersebut tetap diarahkan untuk kepentingan warga Kota Bandung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!