Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pecinan Glodok dan Kota Tua Bakal Disatukan, Iin Mutmainnah: Potensi Wisata Budaya Besar

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 06:23 WIB | Oleh:
Pecinan Glodok dan Kota Tua Bakal Disatukan, Iin Mutmainnah: Potensi Wisata Budaya Besar Doc: Antara Foto
Ket. Situasi di kawasan Pecinan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyampaikan bahwa kekayaan budaya serta warisan di Pecinan Glodok, Tamansari membuat kawasan itu layak diintegrasikan dengan Kota Tua di bawah satu payung wisata.

"Wisata Pecinan Glodok akan menjadi satu kesatuan dengan Kota Tua karena di sini ada aspek budaya dan heritage (warisan) yang akan dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui dinas terkait, yaitu Dinas Parekraf dan Dinas Kebudayaan," kata Iin saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Menurut Iin, kawasan Pecinan Glodok menyajikan pernak-pernik hingga kuliner khas yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

"Banyak sekali pernak-pernik dan suvenir agar masyarakat di luar Pecinan Glodok juga bisa hadir di sini, bahkan dari seluruh DKI Jakarta maupun luar Jakarta. Ini adalah tempat yang sangat oke, kaya warisan, dan bisa menjadi tempat edukasi, literasi budaya," ungkap Iin.

Oleh karena itu, kata Iin, mengintegrasikan Pecinan Glodok dengan Kota di bawah satu payung wisata mendatangkan dampak yang baik bagi pertumbuhan kedua kawasan.

"Nanti secara konseptualnya (konsep integrasi) dari dinas terkait yang akan menyampaikan hal ini. Kami akan memastikan bahwa wisata di Kota Tua dan Pecinan Glodok akan membuat masyarakat merasa lebih nyaman dan tawaran wisatanya lebih bagus lagi," pungkas Iin.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan bahwa salah satu tantangan yang kini perlu diatasi untuk melancarkan agenda integrasi itu adalah parkir liar.

Menurut pria yang kerap disapa Bang Doel itu, apabila sudah tertata dengan baik, dengan hilangnya parkir liar, kawasan Pecinan Glodok bisa mendatangkan lebih banyak turis dari pada destinasi wisata seperti Malaka di Malaysia.

Namun Rano menyebut bahwa proses penataan harus dilakukan bertahap dan terukur. Untuk tahap awal, pihaknya akan fokus melakukan revitalisasi di kawasan Kota Tua terlebih dulu.

Setiap harinya jumlah kunjungan orang yang hilir mudik di kawasan Kota Tua mulai dari pengguna Transjakarta, MRT dan Kereta Api Listrik bisa mencapai 2,5 juta orang.

Menurutnya, kawasan Glodok yang lebih tertata bisa menjadi destinasi penginapan bagi pengunjung wisata ke kawasan Kota Tua. Hal itu tersebut sejalan karena banyaknya hostel atau penginapan di kawasan Pecinan Glodok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.